Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Harga BBM Tinggi, Presiden Prabowo Keluarkan Wacana WFH 4 Hari Semingu

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto dengan latar belakang tumpukan uang senilai Rp 6,6 triliun dipajang secara riil di gedung kejaksaan agung, saat pelimpahan denda dari 20 perusahaan sawit dan tambang kepada menteri keuangan Purbaya. Foto: Instagram@inilahcom Perbesar

Presiden Prabowo Subianto dengan latar belakang tumpukan uang senilai Rp 6,6 triliun dipajang secara riil di gedung kejaksaan agung, saat pelimpahan denda dari 20 perusahaan sawit dan tambang kepada menteri keuangan Purbaya. Foto: Instagram@inilahcom

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARYA–  Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan terkait strategi menghadapi tantangan ekonomi global, khususnya potensi kenaikan harga BBM akibat konflik geopolitik, dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 13 Maret 2026.

Ia menekankan penghematan konsumsi BBM secara proaktif meski kondisi Indonesia relatif stabil.

Arahan ini merespons dinamika global seperti konflik di Timur Tengah dan Eropa yang berpotensi memengaruhi harga energi dan pangan.

Presiden meminta kajian efisiensi energi untuk menjaga stabilitas fiskal dan APBN 2026, termasuk melalui GovTech untuk kurangi kebocoran anggaran hingga 40%.

Kebijakan Work From HomePresiden mengusulkan skenario WFH 50% untuk pegawai pemerintah dan swasta, terinspirasi keberhasilan saat pandemi COVID-19 yang hemat BBM besar-besaran serta kurangi kemacetan.

Ini juga mencakup pertimbangan pengurangan hari kerja menjadi 4 hari seminggu, seperti di Pakistan.

Pemangkasan Penggunaan MobilPresiden mendorong pembatasan penggunaan kendaraan dinas pemerintah, termasuk kurangi BBM untuk mobil resmi, hentikan pengadaan baru, serta batasi perjalanan luar negeri dan kegiatan seremonial.

Langkah ini melanjutkan upaya efisiensi anggaran kendaraan dinas sebelumnya.

Presiden menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,4% di APBN 2026 dengan penurunan kemiskinan ke 6,5-7,5% dan pengangguran 4,44-4,96% melalui pengelolaan SDA optimal.

Fokus pada ekonomi berdikari menekankan kemandirian domestik tanpa ketergantungan eksternal.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Marak Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Polres Jombang Ungkap 80 Kasus

1 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Nobel untuk Shinya Yamanaka: ER-100 Meremajakan Manusia dari DNA

1 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Kamu Tanya 10-50 Pertanyaan, AI Butuh Minum Segelas Air 500 Ml

31 Juli 2026 - 18:20 WIB

Kata ESDM Soal Penyesuaian Harga Dex Series hingga Pertamax Besok

31 Juli 2026 - 17:24 WIB

Rp124 Miliar Macet di KPRI Sejahtera, Bupati Jombang Warsubi Minta Apraisal dari Tim Independen

31 Juli 2026 - 14:54 WIB

Bupati Probolinggo dan Suami Anggota DPR RI Dituntut 6 Tahun Penjara, Wajib Kembalilan Uang Rp147 M

31 Juli 2026 - 11:41 WIB

Menelisik Akar Terorisme (43): Para Budak Pun Merantai Dirinya Sendiri

31 Juli 2026 - 09:56 WIB

Reskrim Polres Jombang Mulai Selidiki KPRI Sejahtera, Kasus Dana Rp124 Miliar Tidak Cair

30 Juli 2026 - 19:00 WIB

Pemkab Jombang Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat 1 Ajaran 2026/2027

30 Juli 2026 - 18:00 WIB

Trending di News