Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono
KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita melaksanakan tradisi nyadran di Makam Pekuncen bersama keluarga besar RM Djojodipuro, Minggu (15/2).
Suasana berlangsung khidmat dengan doa bersama dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.
RM Djojodipuro, yang dikenal sebagai Patih Djapan, tercatat dalam sejarah sebagai tokoh penting Mojokerto sekaligus kakek buyut Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dalam sambutannya, Ning Ita menekankan bahwa nyadran bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum untuk mengenang, meneladani, dan memperkuat ikatan sejarah dengan para pendahulu.
“Melalui nyadran ini kita tidak hanya mendoakan para leluhur, tetapi juga belajar dari jejak perjuangan dan pengabdian mereka. Generasi muda harus mengenal siapa leluhurnya dan memahami sejarah daerahnya,” ujar Ning Ita.
Ia menambahkan, menjelang Ramadan adalah saat yang tepat untuk membersihkan hati, memperkuat spiritualitas, sekaligus menumbuhkan rasa kebangsaan.
Menurutnya, menjaga tradisi dan mengenalkan tokoh bersejarah merupakan bagian dari merawat identitas masyarakat Mojokerto.
“Kita ingin nilai-nilai keteladanan para leluhur tetap hidup dan menjadi inspirasi dalam membangun Kota Mojokerto yang maju, berdaya saing, dan berkarakter,” pungkasnya. **







