Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Cak Arif: Pemkab Jombang Perlu Tindak Lanjuti Temuan Lokasi Tempat Lahir Bung Karno di Ploso

badge-check


					Situs penting dan perlu mendapatkan perhatian dai pemkab Jombang adalah titik nol rumah tempat kelahiran Proklamator RI, Ir Soerkanro, di Ploso, Jombang. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Situs penting dan perlu mendapatkan perhatian dai pemkab Jombang adalah titik nol rumah tempat kelahiran Proklamator RI, Ir Soerkanro, di Ploso, Jombang. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang mengingatkan pentingnya perlindungan bangunan bersejarah dinilai menjadi momentum tepat untuk menyelamatkan situs-situs bersejarah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Salah satunya adalah rumah lahir Presiden pertama RI, Ir. Soekarno atau Bung Karno, yang berada di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso.

Pemerhati sejarah di Jombang, Arif Yulianto atau Cak Arif, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto tersebut perlu segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Jombang.

Untuk diketahui, di hadapan para kepala daerah se-Indonesia beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo menegaskan agar bangunan bersejarah tidak diruntuhkan dan dialihfungsikan menjadi gedung modern maupun pabrik.

“Presiden memberikan perhatian serius terhadap perlindungan tempat-tempat bersejarah,” ujar Cak Arif, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, perhatian Presiden RI tersebut menjadi momentum penting bagi Jombang untuk menyelamatkan rumah lahir Bung Karno di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, yang kini kondisinya memprihatinkan.

“Ini momentum tepat untuk menyelamatkan rumah lahir Bung Karno yang saat ini hanya tersisa pondasi, kamar mandi, serta beberapa benda lain,” ungkapnya.

Cak Arif mengingatkan, selama jejak sejarah kelahiran Bung Karno di Jombang masih ada, pemerintah daerah harus segera mengambil langkah konkret untuk perlindungan dan penyelamatan.

“Harapannya, Pemerintah Kabupaten Jombang bisa bergerak cepat sebelum jejak sejarah ini benar-benar hilang,” ujarnya.

Berdasarkan data sejarah yang dihimpun para penelusur sejarah Jombang bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Jombang, disimpulkan bahwa Bung Karno lahir pada 6 Juni 1902 di sebuah rumah yang menghadap ke timur, tepatnya di Gang Buntu Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso. Pada masa itu, wilayah Ploso masih masuk dalam Karesidenan Surabaya.

Sementara itu, pemerhati sejarah Jombang lainnya, Moch. Faisol, menegaskan bahwa langkah paling mendesak sebelum upaya penyelamatan fisik dilakukan adalah penetapan situs rumah lahir Bung Karno sebagai Cagar Budaya (CB).

“Penyelamatan situs rumah lahir Bung Karno baru bisa dilakukan secara optimal setelah Bupati Jombang menetapkannya sebagai Cagar Budaya melalui Surat Keputusan,” kata Faisol.

Ia menyebutkan, kajian ilmiah dan rekomendasi dari TACB Jombang telah diserahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sejak akhir 2024. “Bupati Jombang menunggu apalagi?” ujarnya.

Menurut Faisol, setelah status Cagar Budaya ditetapkan, maka proses penyelamatan, perlindungan, hingga pengembangan situs bersejarah tersebut akan lebih mudah dilakukan secara hukum dan anggaran. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Alasan SPAI Tolak Status Ojol jadi UMKM, Sudah Ada UU

11 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Diskon Khusus Bus Trans Jatim di HUT RI ke-81

11 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Festival Gambus Misri Muncul di Sumobito setelah 40 Tahun Menghilang

11 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Bupati Warsubi Lantik Pusoko Jadi Kades Antar Waktu Sumberteguh Kudu

11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Dugaan Permintaan Aborsi Seret Runner-up Raka Raki Jatim 2026, Begini Respons Pemkot Surabaya

10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

DJP Tegaskan Belum Ada Rencana Pajaki Pemilik Rumah Kontrakan pada 2027

10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP

10 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Trending di News