Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Isawan Risdiawan: 25.686 Tenaga Kerja Jombang Belum Memiliki Pekerjaan

badge-check


					Kepala Disnaker Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdianto. Foto: kredonews.com/elok apriyanto Perbesar

Kepala Disnaker Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdianto. Foto: kredonews.com/elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Angka pengangguran di Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada tahun 2025 masih tergolong tinggi. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang, tercatat sebanyak 25.686 warga Jombang belum memiliki pekerjaan.

Pengangguran tersebut tidak hanya didominasi lulusan pendidikan menengah, namun juga lulusan perguruan tinggi atau sarjana yang seharusnya lebih siap bersaing di pasar kerja.

Berdasarkan data Disnaker Jombang, pengangguran terbanyak berasal dari lulusan:

  • SMK sebanyak 8.843 orang
  • SMA 8.610 orang
  • SMP 2.560 orang
  • SD 4.508 orang.
  • Sarjana/ perguruan tinggi: Bahkan, 1.165 lulusan

Kepala Disnaker Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, mengungkapkan bahwa ketidaksesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja menjadi salah satu faktor utama tingginya angka pengangguran.

“Struktur kebutuhan industri di Jombang belum sepenuhnya mampu menampung seluruh latar belakang keilmuan lulusan perguruan tinggi,” ujar Isawan, Jum’at 16 Januari 2026.

Ia mencontohkan, lulusan dengan keilmuan tertentu seperti filsafat relatif sulit terserap karena minimnya industri yang relevan di wilayah Jombang. Karena itu, ia mendorong para sarjana agar tidak hanya bergantung pada pasar kerja lokal, tetapi berani bersaing di tingkat regional hingga nasional.

Isawan juga menyoroti pola rekrutmen perusahaan di Jombang yang cenderung lebih memilih karyawan dari jalur dasar atau internal perusahaan.

“Banyak perusahaan di Jombang lebih tertarik merekrut karyawan dari proses dasar. Misalnya sarjana manajemen, pelamarnya tidak hanya dari luar, tetapi juga dari internal perusahaan. Biasanya yang internal lebih kompetitif karena sudah memahami kapasitas dan kebutuhan perusahaan,” jelasnya.

Meski demikian, Disnaker Jombang menegaskan bahwa kompetensi lulusan tetap sangat dibutuhkan. Pemerintah daerah terus mendorong pencari kerja untuk meningkatkan keterampilan melalui berbagai program pelatihan kerja dan peningkatan kompetensi.

Berbagai upaya dilakukan untuk menekan angka pengangguran di Jombang, mulai dari pelatihan vokasi, peningkatan skill, hingga penguatan link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri.

Ia mengaku tidak sedikit lulusan perguruan tinggi yang bersedia mengikuti pelatihan teknis, seperti pelatihan menjahit sepatu yang diselenggarakan Disnaker.

“Banyak sarjana yang mengikuti pelatihan jahit sepatu yang kami adakan. Ini menunjukkan mereka mau beradaptasi dengan kebutuhan pasar kerja,” pungkas Isawan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Festival Gambus Misri Muncul di Sumobito setelah 40 Tahun Menghilang

11 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Bupati Warsubi Lantik Pusoko Jadi Kades Antar Waktu Sumberteguh Kudu

11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Dugaan Permintaan Aborsi Seret Runner-up Raka Raki Jatim 2026, Begini Respons Pemkot Surabaya

10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

DJP Tegaskan Belum Ada Rencana Pajaki Pemilik Rumah Kontrakan pada 2027

10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP

10 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Trending di News