Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Negara ASEAN Berebut Pasar Durian di China

badge-check


					Ilustrasi durian Perbesar

Ilustrasi durian

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Persaingan dalam pasar ekspor durian ke China semakin sengit. Baru-baru ini Laos telah menerima persetujuan untuk mengekspor durian segar ke Negeri Tirai Bambu.

Laos menjadi negara Asia Tenggara yang baru ikut bersaing dengan Indonesia, Malaysia dan Thailand memperebutkan bagian dari pasar buah eksotis tersebut.

Melansir SCMP, Sabtu (20/12/2025), Bea Cukai China mengumumkan bahwa Laos telah diberi izin untuk memulai ekspor sejak Jumat (19/12) kemarin, asalkan pengirimannya memenuhi standar fitosanitari yang telah ditetapkan Negeri Tirai Bambu itu.

Masalahnya, Laos dinilai berpotensi sebagai penantang baru yang kuat di pasar durian China mengingat negara itu sangat diuntungkan oleh tenaga kerja murah dan hubungan politik yang kuat dengan Beijing.

Selain tenaga kerja murah yang dapat menekan harga ekspor buah, analis pertanian asal Malaysia bernama Lim Chin Khee menilai keunggulan utama Laos jika dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya adalah logistik. Mengingat saat ini negara itu sudah terhubung dengan China melalui jalur kereta.

“Perusahaan-perusahaan di Laos seharusnya mampu menjaga harga buah yang biasanya mahal tetap rendah berkat tanah dan tenaga kerja yang murah di negara tersebut, serta jalur kereta api yang baru dibuka yang menghubungkan ibu kota Laos, Vientiane, dengan Kunming di barat daya China,” jelasnya.

Belum lagi menurut Lim, rasa durian dari Laos tidak akan jauh berbeda dengan durian yang dari negara-negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam, yang saat ini masih memimpin pasar Tiongkok. Sebab pola curah hujan di negara-negara tersebut serupa.

Menurut data bea cukai China, total impor durian Negeri Tirai Bambu tahun lalu sudah mencapai US$ 6,99 miliar atau Rp 117,08 triliun (kurs Rp 16.750/dolar AS). Di mana saat ini sekitar 57% dari impor tersebut berasal dari Thailand, kemudian Vietnam menyumbang 38%. Kamboja, Malaysia, Filipina, termasuk Indonesia mengirimkan volume yang lebih kecil.

Untuk diketahui, China menggunakan perdagangan komoditas buah eksotis satu ini untuk menjalin hubungan yang lebih dekat dengan negara-negara Asia Tenggara selama beberapa tahun terakhir. Langkah strategi yang oleh beberapa analis disebut sebagai “diplomasi durian”.

Dikatakan kawasan ini menjadi semakin penting bagi China seiring dengan memburuknya hubungan dengan Amerika Serikat. Termasuk salah satunya dengan Indonesia yang secara resmi baru ikut mengekspor durian ke Tiongkok.

Dalam catatan detikcom, Kabupaten Bogor belum lama ini melakukan ekspor perdana durian ke Tiongkok, menandai perubahan penting bagi petani durian lokal. Sebanyak 48 ton durian resmi diekspor ke pasar internasional, membuka jalur baru yang selama ini terasa jauh dari kebun-kebun rakyat.

Selama bertahun-tahun, durian lokal kerap berkutat di pasar terbatas. Saat panen raya, harga jatuh dan petani terpaksa menjual cepat. Di sisi lain, durian-durian impor justru mendominasi etalase toko modern. Karena hal inilah ekspor langsung ke China menjadi jalan keluar dari ketimpangan tersebut. Dengan memotong jalur perantara, harga di tingkat petani diharapkan lebih baik dan stabil.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Raja Thailand Terbangkan Sendiri Pesawat Boeing 737 -800

15 September 2026 - 17:27 WIB

Resmi Mengaku, Amerika Serikat Kerahkan Senjata Ofensif Aktif di Orbit Bumi

15 September 2026 - 16:48 WIB

Mantan PM Inggris dan Delegasi Barat Nyaris Kena Serangan Drone Rusia

14 September 2026 - 18:51 WIB

Luana Lopes Lara, Mantan Balerina ke Miliarder Paling Tajir, Kalahkan Taylor Swift

6 September 2026 - 18:16 WIB

Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Setiap Tahun, Siapa Diuntungkan?

3 September 2026 - 19:28 WIB

Bill Gates Peringatkan, AI Dapat Membuat Bencana Ekonomi

28 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Ratu Suthida Bikin Sejarah, Jalani Latihan Solo dengan Jet Tempur JAS 39 Gripen

27 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Era Baru Robotika: Ketika Kecepatan Lari Robot Salip Rekor Usain Bolt

23 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Ilmuwan Tiongkok Menciptakan Berlian yang Tak Bisa Dihancurkan

19 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Trending di Internasional