Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Presiden Prabowo Tegaskan Bandara IMIP Ancaman Serius Kedaulatan Negara

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto. Instagram@prabowoforpresident Perbesar

Presiden Prabowo Subianto. Instagram@prabowoforpresident

Penulis: Yusran Hakim   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BOGOR– Presiden Prabowo mengenai bandara IMIP di Morowali disampaikan pada rapat di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, menegaskan bahwa bandara yang beroperasi tanpa pengawasan resmi Bea Cukai dan Imigrasi merupakan ancaman serius bagi kedaulatan negara dan harus segera diusut tuntas serta ditertibkan.

Pernyataan ini disampaikan sejalan dengan laporan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin kepada Presiden terkait kondisi bandara di Morowali yang selama ini tidak diawasi negara secara memadai, Minggu, 23 November 2025.

Presiden Prabowo menyatakan keprihatinannya terkait keberadaan bandara IMIP di Morowali yang disebut beroperasi tanpa pengawasan negara, tanpa ada petugas Bea Cukai dan Imigrasi.

Ia menegaskan bahwa ini adalah salah satu bukti kebocoran kedaulatan negara dan harus segera diusut tuntas.

Prabowo menekankan pentingnya perlindungan kedaulatan NKRI dan meminta agar pihak terkait mengambil tindakan tegas untuk menutup atau mengatur bandara tersebut agar tidak menjadi ancaman bagi keamanan dan kedaulatan negara.

Pernyataan ini menunjukkan sikap tegas Presiden Prabowo untuk menjaga kedaulatan negara dari praktik yang dianggap melanggar aturan dan berpotensi merugikan bangsa.​

Ia juga memerintahkan TNI menggelar latihan militer di kawasan Morowali dan daerah-daerah lain yang dekat dengan tambang ilegal sebagai bentuk penegakan eksistensi negara dan pengawasan ketat terhadap wilayah strategis tersebut.​

Jenderal Bermain

Presiden  pernah berpidato menyinggung soal keterlibatan para jenderal, baik dari TNI maupun Polri, dalam praktik tambang ilegal.

Dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR tanggal 15 Agustus 2025, Prabowo menyampaikan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pelaku tambang ilegal yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk jenderal-jenderal yang membeking atau melindungi praktik tambang ilegal tersebut.

Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi jenderal mana pun yang terlibat atau melindungi praktik ini, dengan mengatakan bahwa tindakan penindakan adalah demi kepentingan rakyat dan negara.

Prabowo mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari seribu tambang ilegal di Indonesia yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah, dan meminta dukungan dari seluruh rakyat dan partai politik untuk memberantas aktivitas ilegal itu.

Pernyataan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah di bawah kepemimpinannya untuk menata ulang sektor pertambangan dan melindungi kedaulatan sumber daya alam serta keadilan sosial.​​

Luhut Jenderal Kuat
Pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyindir Luhut Binsar Pandjaitan sebagai orang kuat itu disampaikan saat acara Sarasehan Ekonomi yang digelar di Menara Mandiri, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, pada hari Selasa, 8 April 2025.

“Saya tidak mau jadi pemimpin ya kan di mana tidak mampu membantu dan melindungi orang yang paling lemah. Kalau yang kuat nggak usah dibantu lah, ya kan orang kuat kayak Pak Luhut ya nggak usah dibantu, orang kuat,” kata presiden.

“Kita punya pulau-pulau banyak dan pulau-pulau besar. Kita rencananya segera akan kita mulai tahun ini di pantai utara Jawa, 20.000 hektar tambak ikan. Di mana ada peluang lapangan kerja, di mana ada PHK, kita bisa segera link and match dan pemerintah akan bantu,” tegasnya dengan senyum simpul.

“Saudara-saudara, Menteri Pertanian juga merencanakan kita akan melakukan… Yang penting bagi saya karyawan buruh itu anak bangsa harus kita lindungi, harus kita jaga. Ini bagi saya ini bukan apa-apa. Ini kehormatan saya. Kehormatan saya. Saya tidak mau jadi pemimpin, ya kan di mana tidak mampu membantu dan melindungi orang yang paling lemah. Kalau yang kuat, nggak usah dibantu lah. Orang kuat kayak Pak Luhut, ya nggak usah dibantu. Orang kuat beliau dikirim ke mana aja tahan banting.” **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wapres JD Vance: Israel Jangan Ganggu Perundingan Damai AS- Iran

3 Juli 2026 - 17:51 WIB

Raja Juli Klaim Kembalikan Amplop Dua Hari sebelum KPK OTT Bupati Kuansing

3 Juli 2026 - 17:04 WIB

BNN dan Bea Cukai Sita 3,37 Ton Bunga Ganja Dari Thailand yang Disimpan di Gudang di Gresik

3 Juli 2026 - 15:02 WIB

125 Anak Ikuti Khitan Massal PT Pegadaian XII Surabaya, Dilaksanakan di Bojonegoro dan Genteng

3 Juli 2026 - 14:55 WIB

Menkeu Purbaya sebut Bea Cukai Sarang Korupsi dan Kebal Hukum, Hasan Nasbi: Silakan Diperika!

3 Juli 2026 - 13:52 WIB

Usul Resmi Komisi I DPRD: Nama Jawa Barat Diubah Jadi Provinsi Pasundan

3 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ompreng BGN Kualitas 304 Dikorupsi Rp217 Miliar, Jaksa Tetapkan Brigjen Lalu M. Iwan Jadi Tersangka

3 Juli 2026 - 11:38 WIB

1.077 BUMN Tinggal 300 Saja, Kejaksaan Agung Siapkan Audit Sampai ke Erick Thohir

3 Juli 2026 - 08:28 WIB

Arab Saudi Sudah Berani Tolak Pangkalan Amerika, Jaga Stabilitas Bersama Iran

2 Juli 2026 - 22:06 WIB

Trending di News