Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Diduga Korban Bully, Siswa 13 Tahun Tewas Terjatuh dari Balkon Sekolah Internasional Pahoa Gading Serpong

badge-check


					Diduga terjadi kasus bullying di sekolah internasional Pahoa, Gading Serpong, Tangerang Selatang, yang menyebabkan seorang siswa berusia 13 tahun terjatuh dari balkon lantai 8 sekolah, Senin 3 November 2025. Foto: Instagram@sukanotinus Perbesar

Diduga terjadi kasus bullying di sekolah internasional Pahoa, Gading Serpong, Tangerang Selatang, yang menyebabkan seorang siswa berusia 13 tahun terjatuh dari balkon lantai 8 sekolah, Senin 3 November 2025. Foto: Instagram@sukanotinus

Penulis: Yusran Hakim  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TANGERANG– Seorang remaja berinisial N.C.A. (13 tahun) dari Sekolah Internasional Pahoa Gading Serpong, Tangerang, meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari lantai 8 gedung sekolah pada Senin, 3 November 2025 sekitar pukul 07.13 WIB.

Korban sempat ditemukan masih bernyawa dan langsung dibawa ke rumah sakit, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 19.25 WIB karena luka serius akibat jatuh dari ketinggian.​

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, dan Kepala Seksi Humas Polres Tangerang Selatan, AKP Agil, menjelaskan proses penyelidikan yang sedang berlangsung, termasuk pemeriksaan saksi, olah tempat kejadian perkara, dan analisis rekaman CCTV guna mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi yang beredar di media serta pengakuan beberapa alumni, ada indikasi bahwa siswa yang meninggal dunia di Sekolah Internasional Pahoa Gading Serpong itu diduga mengalami bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.

Polisi sedang menyelidiki lebih lanjut untuk memastikan apakah bullying berkontribusi pada kejadian jatuhnya korban dari lantai 8 gedung sekolah.

Pihak kepolisian telah memeriksa saksi-saksi dan mengevaluasi rekaman CCTV sebagai bagian dari penyelidikan yang masih berlangsung. Namun, hingga kini belum ada kepastian resmi yang menyatakan bullying sebagai penyebab utama kejadian tersebut, hanya diduga dan sedang dalam tahap pengusutan oleh aparat berwenang

Kronologi

  • Insiden terjadi di area balkon luar lantai 8, korban jatuh dan menimpa kanopi di pintu kedatangan sekolah.​

  • Pihak sekolah segera membawa korban ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis, namun nyawa korban tidak tertolong.​​

  • Polres Tangerang Selatan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan rekaman CCTV, dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk guru, teman korban, dan pihak sekolah.​

  • Hingga kini, penyebab pasti jatuhnya korban masih dalam penyelidikan polisi.​

  • Pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi secara detail, namun kegiatan belajar mengajar telah kembali berjalan normal.​​

  • Polisi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menyatakan bahwa jenazah telah dibawa ke rumah duka.​

Insiden ini menjadi perhatian publik dan pihak berwenang terus menginvestigasi untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian atau faktor lain yang menyebabkan kejadian tragis ini.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Ruang Menyerupai Kantor Polres, RS O Smach untuk Ambil Paksa Organ Manusia

25 September 2026 - 18:55 WIB

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Trending di News