Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

BKK APBD 2025 Jombang: Anggaran Sarpras untuk 81 Desa Nilai Rp 13, 79 M

badge-check


					Bupati Jombang Warsubi menyampaikan sosisalisasi bantuan keuangan khusus (BKK) pada APBD 2025 kepad seluruh perangkat desa, Selasan, 13 Oktober 2025. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Bupati Jombang Warsubi menyampaikan sosisalisasi bantuan keuangan khusus (BKK) pada APBD 2025 kepad seluruh perangkat desa, Selasan, 13 Oktober 2025. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang melaksanakan sosialisasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada desa-desa yang dananya bersumber dari Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025.

Acara digelar di Ruang Bung Tomo kantor Pemkab Jombang pada Selasa, 13 Oktoiber 2025,  dihadiri langsung oleh Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si, Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd, serta seluruh Kepala Desa penerima BKK.

Bupati Jombang, Warsubi, dalam sambutannya menegaskan bahwa BKK merupakan dukungan finansial khusus yang dialokasikan untuk menjamin desa-desa di Jombang dapat melaksanakan pembangunan dengan lebih baik, terarah, dan berkelanjutan.

“Bantuan Keuangan Khusus ini diberikan dengan harapan dapat mempercepat kemajuan serta meningkatkan kemandirian desa,” ujar Bupati Warsubi. Ia juga mengapresiasi peningkatan status kemandirian desa yang telah dicapai dari tahun ke tahun.

Bupati berpesan agar pemerintah desa selalu melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan. Hal ini penting untuk memastikan setiap kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat, sekaligus tetap memperhatikan program prioritas daerah.

Warsubi berharap BKK dapat dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat desa serta kemajuan Kabupaten Jombang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jombang, Solahuddin Hadi Sucipto, menyampaikan bahwa total anggaran BKK yang cukup besar ini merupakan komitmen Pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Ia merinci, BKK dalam P-APBD 2025 terdiri dari beberapa jenis, yaitu:

  • BKK Sarpras Desa sebesar Rp 13.793.608.000 untuk 81 desa di 11 kecamatan dengan 117 kegiatan pembangunan sarana dan prasarana desa.

  • BKK Penghargaan Pembayaran PBB sebesar Rp 2.300.000.000 untuk 17 desa dengan 18 kegiatan sebagai apresiasi atas prestasi pembayaran PBB.

  • BKK Penghargaan Jombang Culture Carnival senilai Rp 2.400.000.000 untuk 24 desa dengan 24 kegiatan sebagai penghargaan partisipasi budaya.

  • BKK RT atau RW yang diperuntukkan bagi 302 desa.

Materi sosialisasi dari DPMD difokuskan pada petunjuk teknis pelaksanaan dan pertanggungjawaban dana BKK agar pemanfaatannya dapat optimal sesuai dengan peruntukan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Alasan SPAI Tolak Status Ojol jadi UMKM, Sudah Ada UU

11 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Diskon Khusus Bus Trans Jatim di HUT RI ke-81

11 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Festival Gambus Misri Muncul di Sumobito setelah 40 Tahun Menghilang

11 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Bupati Warsubi Lantik Pusoko Jadi Kades Antar Waktu Sumberteguh Kudu

11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Dugaan Permintaan Aborsi Seret Runner-up Raka Raki Jatim 2026, Begini Respons Pemkot Surabaya

10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

DJP Tegaskan Belum Ada Rencana Pajaki Pemilik Rumah Kontrakan pada 2027

10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP

10 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Trending di News