Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Wali Kota Mojokerto turun sawah ikut Panen Raya Padi di Kelurahan Gunung Gedangan

badge-check


					Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, bersama para petani melaksanakan Panen Raya Padi di Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari. (Dok.Humas) Perbesar

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, bersama para petani melaksanakan Panen Raya Padi di Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari. (Dok.Humas)

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KOTA MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, bersama para petani melaksanakan Panen Raya Padi di Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, pada Selasa (16/9/2025).

Ning Ita sapaan akrab Wali Kota turun langsung ke sawah menggunakan mesin pemanen modern combine harvester.

Panen raya ini menjadi momen kebersamaan antara pemerintah dan para petani dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota menyampaikan apresiasinya kepada para petani yang telah bekerja keras. Ia juga menyinggung hasil positif dari kerja sama dengan Pupuk Kaltim melalui program Agro Solution.

“Sebelum ada pendampingan, rata-rata hasil panen hanya sekitar 6 ton per hektar.

Alhamdulillah, panen perdana kali ini sudah mencapai 8 ton per hektar atau naik 33%.

Diharapkan produktivitas ini bisa terus meningkat hingga menyamai daerah lain yang sudah lama mendapat pendampingan, bahkan bisa mencapai 12 ton per hektar,” kata Ning Ita.

Ia berharap peningkatan hasil panen akan berdampak langsung pada kesejahteraan petani di Kota Mojokerto.

“Kalau hasil bisa meningkat hingga dua kali lipat, otomatis tingkat kesejahteraan petani juga akan meningkat signifikan. Ini yang terus kita dorong bersama,” lanjutnya.

Lebih jauh, Ning Ita juga menegaskan meskipun bukan sebagai daerah produsen program ketahanan pangan di Kota Mojokerto berjalan dengan baik.

“Ketahanan pangan itu dilihat dari tiga dimensi, yaitu ketersediaan, distribusi, dan keterjangkauan harga.

Tiga aspek ini di Kota Mojokerto sudah sangat baik. Melalui pasar murah, GPM, hingga program TPID, kita pastikan masyarakat tetap terjamin kebutuhan pangannya dengan harga yang terjangkau,” jelasnya.

Sedangkan Ketua Gapoktan Kota Mojokerto, Suhartono, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wali Kota dalam panen raya kali ini.

Ia melaporkan bahwa lahan sawah kelompoknya seluas 18 hektare, dan saat ini 50 persen di antaranya sudah dipanen dengan hasil yang baik.

“Alhamdulillah hasil panen meningkat, mudah-mudahan musim tanam berikutnya bisa lebih baik lagi,” harap nya.

Panen raya kali ini dihadiri Asisten Vice President Agro Solution Pupuk Kaltim wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Atik Dwi Purwandari, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Novi Rahardjo, Forkopimcam Magersari serta Lurah Gunung Gedangan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Meriah Mancing Bersama Forkopimpinda Jombang di Kolam Pemancing Keplaksari Peterongan

14 Juni 2026 - 14:40 WIB

Jenis PBX Finder, Tyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobilnya

14 Juni 2026 - 08:43 WIB

Aktivis gerakan mantan BEM UGM, Tyo Ardianto temukan alat pelacak jenis PBX pada mobilnya setelah mendapat notifikasi pada ponselnya

Menelisik Akar Terorisme (17): Dituduh Sebarkan Epidemi, 50.000 Warga Yahudi Dibantai di Burgundi

13 Juni 2026 - 20:31 WIB

Perluas Investasi, Warsubi Pimpin Forkopimda Jombang Kunjungan ke PT Camino dan Cheil Jedang

13 Juni 2026 - 16:21 WIB

Muktamar Lesbumi NU di Tambakberas Jombang: Tengok Akar Tradisi dan Budaya sebagai Panglima

13 Juni 2026 - 14:20 WIB

Kepala BGN Nanik Deyang: Saya Memang Cupu-nya Presiden

13 Juni 2026 - 13:29 WIB

Trending di News