Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Dari Pelaku Demo, Polres Blitar Temukan 800 Batang Ganja di Krisik Gandusari

badge-check


					Kapolres Blitar Kota saat ini adalah AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si memberi penejasan terakit dengan temua ladang ganjar di Krisik, Gandusari, Blitar. Foto: Polresta Blitar/ Istimewa Perbesar

Kapolres Blitar Kota saat ini adalah AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si memberi penejasan terakit dengan temua ladang ganjar di Krisik, Gandusari, Blitar. Foto: Polresta Blitar/ Istimewa

Penulis: Yoli Andi Purnomo    |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BLITAR- Polisi menemukan Ladang ganja di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar ditemukan oleh Polres Blitar Kota pada Rabu, 3 September 2025. Penemuan ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan para pelaku kerusuhan pada hari Minggu dini hari, 31 Agustus 2025, di Blitar Kota.

Setelah beberapa pelaku positif menggunakan narkoba, termasuk ganja, polisi melakukan pengembangan yang mengarah ke desa Krisik, hingga akhirnya menemukan ladang ganja dengan sekitar 800 batang tanaman di halaman belakang rumah pelaku.

Demikian penjelasan Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly dalam konferensi pers dan wawancara di Mapolres Blitar Kota, Rabu 3 September 2025.

Polres Blitar Kota berhasil mengungkap ladang ganja terbesar yang pernah ditemukan di wilayah tersebut, tepatnya di desa Krisik, kecamatan Gandusari, kabupaten Blitar.

Ladang ganja ini ditemukan setelah penangkapan beberapa pelaku kerusuhan yang sebagian dinyatakan positif menggunakan narkoba, termasuk ganja.

Dari pengembangan kasus tersebut, polisi menemukan ladang ganja berisi sekitar 800 batang ganja yang ditanam di halaman rumah pelaku. Ladang ini telah dibudidayakan selama dua tahun di lahan dengan kontur lereng yang subur.

Pemilik ladang sudah diamankan dan tanaman ganja tersebut disita sebagai barang bukti. Kasus ini dinilai luar biasa karena belum pernah ada ladang ganja sebesar ini yang ditemukan di Blitar.

Polisi juga terus mendalami jaringan peredaran ganja dan menegaskan akan menindak tegas peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Kronologi penemuan ladang ganja di Desa Krisik oleh Polres Blitar Kota bermula dari penangkapan terhadap para pelaku kerusuhan di Blitar Kota pada Minggu dini hari tanggal 31 Agustus 2025.

Polisi mengamankan 143 orang yang terlibat dalam kerusuhan, dan dari pemeriksaan urine beberapa di antaranya dinyatakan positif menggunakan narkoba, termasuk ganja.

Salah satu pelaku yang positif ganja, dengan inisial AAP, mengaku membeli ganja dari seseorang di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari.

Berdasarkan informasi ini, Satresnarkoba Polres Blitar Kota melakukan pengembangan dan langsung mendatangi lokasi yang ternyata merupakan ladang ganja seluas yang berada di halaman belakang rumah pelaku di Desa Krisik.

Di ladang tersebut, ditemukan sekitar 800-820 batang tanaman ganja yang ditanam di lahan dengan kontur lereng subur, yang telah dibudidayakan selama sekitar 6-7 bulan oleh pemilik lahan. Pemilik ladang ganja juga segera diamankan oleh polisi.

Penemuan ladang ganja ini terjadi tak terduga saat polisi tengah menangani kasus kerusuhan, dan dianggap sebagai temuan luar biasa karena sebelumnya tidak pernah ditemukan ladang sebesar itu di wilayah Blitar. Polisi terus mendalami kasus ini dan menegaskan akan menindak tegas peredaran narkoba di daerah tersebut. **

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Trending di News