Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Garap Lisdes dan Jargas, Bahlil Minta Tambahan Anggaran Rp 15,5 Triliun

badge-check


					Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usul tambahan anggaran pada RAPBN 2026 menjadi Rp 21,67 triliun, dari pagu indikatif sebelumnya Rp 8,11 triliun. Foto: Instagram@totalpolitikcom Perbesar

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usul tambahan anggaran pada RAPBN 2026 menjadi Rp 21,67 triliun, dari pagu indikatif sebelumnya Rp 8,11 triliun. Foto: Instagram@totalpolitikcom

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWW.COM, JOMBANG- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan tambahan anggaran Kementerian ESDM pada RAPBN 2026 menjadi Rp 21,67 triliun, dari pagu indikatif sebelumnya Rp 8,11 triliun.

Bahlil mengatakan, penambahan anggaran tersebut seiring dengan bertambahnya penugasan dari Presiden Prabowo Subianto terkait program listrik desa (lisdes) hingga jaringan gas (jargas).

Dia menyebutkan komponen anggaran tersebut karena ada carry over atau kelanjutan dari tambahan anggaran pada APBN 2025 sebesar Rp 15,53 triliun, namun baru dicairkan sebesar Rp 7,1 triliun, sehingga sisanya sekitar Rp 8,54 triliun akan dimasukkan dalam APBN 2026.

Anggaran tersebut, kata Bahlil, diperlukan untuk program lisdes sebanyak 10.068 titik yang belum teralirkan listrik, meliputi 5.700 desa, 4.400 dusun, serta 68 titik lainnya.

Kemudian, dia menyebutkan Prabowo juga menugaskan percepatan program lisdes pada tahun 2026, sehingga Kementerian ESDM mendapatkan tambahan anggaran Rp 5 triliun. “Ditambah Rp 8,54 triliun, jadi totalnya kurang lebih sekitar Rp 21,67 triliun,” tutur Bahlil.

Proyek listrik desa (lisdes) yang akan digarap Kementerian ESDM ditargetkan melistriki sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun yang hingga kini belum teraliri listrik, dengan penyelesaian direncanakan hingga tahun 2029-2030.

Total sekitar 10.100 lokasi desa dan dusun menjadi fokus utama percepatan elektrifikasi ini. Anggaran untuk program ini sudah mulai dihitung dan mulai masuk dalam RAPBN 2026, sebagai bagian dari usaha memenuhi target prioritas Presiden untuk mempercepat pembangunan listrik di desa-desa terpencil.

Program ini merupakan wujud kehadiran negara untuk melayani masyarakat di daerah pelosok yang selama ini belum mendapatkan akses listrik memadai.

Selain lisdes, program juga mencakup pengaturan subsidi energi agar penyalurannya lebih tepat sasaran dan pengendalian kuota bahan bakar minyak bersubsidi berbasis komunitas.

Proyek ini menghadapi berbagai tantangan seperti kondisi geografis, perencanaan teknis, dan kebutuhan kehadiran energi terbarukan agar berkelanjutan. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

63 Siswa SMA dan SD di Konawe Keracunan MBG, Korban Dirawat Puskesmas Angata

14 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Bantuan Pangan Oktober-Desember Mulai Disalurkan Via Kopdes

14 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Akibat Modifikasi, KM Feronia Tak Tahan Digempur Hukum Fisika

14 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Menelisik Akar Terorisme (68): 550.000 Penunggang Kuda Berwajah Pucat

14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Trending di News