Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Dikirim Pakai Drone, Petugas Lapas Bandung Tangkap Napi Beli Narkoba Rp 18 Juta dari Instagram

badge-check


					Hasil tangkap video dari Lapas Jelekong Bandung Jawa Barat, saat drone menjatuhkan narkoba seberat 25 gram di atas Lapas. Pemesannya napi bernama Alvi Muhammad, 29. Terjadi Minggu 8 Mei 2025. Foto: dok LP Jelekong Perbesar

Hasil tangkap video dari Lapas Jelekong Bandung Jawa Barat, saat drone menjatuhkan narkoba seberat 25 gram di atas Lapas. Pemesannya napi bernama Alvi Muhammad, 29. Terjadi Minggu 8 Mei 2025. Foto: dok LP Jelekong

Penulis: Mayang K. Mahardhika   | Editor:  Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BANDUNG.COM- Napi di Lapas Narkotika Kelas IIA Jelekong, Kabupaten Bandung, tertangkap membeli narkoba jenis sabu lewat drone. Insiden ini terjadi pada Minggu, 8 Juni 2025, sekitar pukul 14.40 WIB, ketika sebuah drone menerbangkan paket sabu seberat 25 gram ke dalam area lapas dan menjatuhkannya.

Petugas lapas yang curiga langsung merekam pergerakan drone dan berhasil mengamankan paket tersebut. Narapidana yang diketahui memesan sabu tersebut adalah Alvi Muhammad (29), yang sudah divonis kasus narkotika.

Alvi memesan sabu melalui media sosial Instagram dengan harga sekitar Rp18 juta dari seseorang yang belum diketahui identitasnya.

Paket sabu yang dijatuhkan drone awalnya diambil oleh narapidana lain bernama Hendra, yang mengaku hanya disuruh mengambil tanpa mengetahui isi paket, kemudian diserahkan kepada Alvi.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono saat memberikan keterangan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/6/2025). Ia menegaskan sedang memburu pilot drone yang membawa narkoba itu ke lapas. Foto: antaranews.com

Polisi kini sedang memburu pelaku yang mengoperasikan drone dari luar lapas dan tengah menyelidiki jaringan di balik modus penyelundupan narkoba menggunakan teknologi drone yang merupakan modus baru di Lapas Jelekong. Pihak lapas juga meningkatkan pengamanan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Jelekong, Ahmad Tohari, menjelaskan bahwa kasus penyelundupan narkoba menggunakan drone ini menunjukkan kompleksitas tantangan pengamanan di dalam lapas.

Ia menegaskan bahwa modus penyelundupan semakin canggih dengan memanfaatkan teknologi seperti drone, namun pihak lapas telah membekali personel dengan kepekaan dan kesiapsiagaan tinggi sehingga pengamanan tidak mudah ditembus.

Ahmad Tohari juga menyatakan bahwa pihaknya sedang mendalami bagaimana narapidana bisa mengakses media sosial dan menggunakan alat komunikasi di dalam lapas, karena menurut aturan, narapidana dilarang memiliki atau menggunakan telepon genggam, apalagi untuk transaksi narkoba.

Ia menegaskan komitmen lapas untuk menjaga keamanan dengan ketat tanpa memberi celah bagi penyelundupan.

Kronologi

Pada Minggu, 8 Juni 2025, sekitar pukul 14.40 WIB, petugas lapas mencurigai pergerakan sebuah drone yang melintas di atas blok hunian lapas. Drone tersebut masuk ke area lapas dan menjatuhkan sebuah bungkusan mencurigakan.

Petugas dengan sigap merekam dan mengikuti pergerakan drone tersebut. Setelah drone menjatuhkan bungkusan, petugas langsung mengamankan barang itu sebelum drone kabur.

Bungkusan yang dijatuhkan drone berisi narkotika jenis sabu seberat total 25 gram. Barang bukti ini kemudian diserahkan ke Satresnarkoba Polresta Bandung untuk penanganan lebih lanjut.

Narapidana bernama Alvi Muhammad (29), yang sudah divonis kasus narkotika, mengaku memesan sabu tersebut melalui media sosial dengan harga sekitar Rp18 juta dari seseorang yang belum diketahui identitasnya. Sabu itu awalnya diambil oleh narapidana lain bernama Hendra dan kemudian diserahkan kepada Alvi.

Polisi kini memburu pelaku yang mengoperasikan drone dari luar lapas dan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap jaringan di balik modus penyelundupan narkoba menggunakan drone yang merupakan modus baru di lapas tersebut.

Kepala Lapas dan Kepala Kesatuan Pengamanan menegaskan bahwa meskipun modus penyelundupan semakin canggih, pengamanan lapas tetap ketat dan petugas sudah dibekali kesiapsiagaan tinggi sehingga tidak mudah ditembus.

Kronologi ini menggambarkan respons cepat petugas lapas dalam menghadapi modus baru penyelundupan narkoba menggunakan teknologi drone di Lapas Jelekong. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Golkar Sarang Koruptor, KPK Ringkus Fahd El Fouz Kasus Suap HGB PT Summarecon

15 September 2026 - 19:29 WIB

Hanya 2 dari 27 Merk Beras Fortifikasi Lolos Uji, Kandungan Gizi tidak Sesuai SNI Ditarik dari Pasaran

15 September 2026 - 18:51 WIB

Dihantam Gelombang Laut Bawean, Tugboat BMT 20 Tenggelam 8 Awak Selamat

15 September 2026 - 17:46 WIB

Racun Makanan Pindah ke Kisaran, Puluhan Siswa Keracunan MBG dari Dapur Polres

15 September 2026 - 17:11 WIB

Serem Pencopotan Purbaya, Diinterupsi Lewat Telepon dari Prasetyo Hadi Saat Presentasi di Dewan

15 September 2026 - 00:17 WIB

Trending di News