Menu

Mode Gelap

Headline

Puting Beliung Landa Terminal 2 Bandara Juanda, Penumpang Dialihkan ke Terminal 1

badge-check


					Terjadi angin puting beliung di area Terminal 2 Bandara Juanda, Sidoarjo, Selasa sore, 1 April 2025. PT Angkasa Pura I, pun memindahkan penumpang ke Terminal 1.
Tangkap layar video Instagram@surabayakabarametro. Perbesar

Terjadi angin puting beliung di area Terminal 2 Bandara Juanda, Sidoarjo, Selasa sore, 1 April 2025. PT Angkasa Pura I, pun memindahkan penumpang ke Terminal 1. Tangkap layar video Instagram@surabayakabarametro.

Penulis: Saifudin   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SIDOARJO– Hujan disertai angin puting beliung bertiup kencang melanda kawasan bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Terjadi sejumlah kerusakan, terutama pohon-pohon tumbang termasuk di kawasan area parkir bandara.

Peristiwa ini terjadi Selasa sore, 1 April 2025,  saat hujan deras. Akibat puting beliung itu gedung dan lokasi Terminal 2 Bandara Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami kerusakan.

Akibat kerusakan di area Terminal 2, maka PT Angkasa Pura I (Persero) keputusan untuk memindahkan  penumpang dari Terminal 2 ke Terminal 1 di Bandara Juanda.

Kejadian ini menyebabkan sejumlah fasilitas di terminal tersebut terdampak, dan sebagai langkah responsif, operasional di Terminal 2 dihentikan sementara. Penumpang yang seharusnya berangkat dari Terminal 2 dialihkan ke Terminal 1.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan tentang potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur, termasuk angin kencang dan hujan lebat, yang diperkirakan akan berlangsung hingga 2 April 2025.

Peringatan ini mencakup beberapa daerah di sekitar Surabaya dan Sidoarjo, yang menunjukkan bahwa kondisi atmosfer saat ini sangat labil. Tampak diunggah video di akun instagram@surabayakabarmetro, menunjukkan rekaman kerusakan fasilitas di sekitar Terminal 2.

Situasi ini menambah tantangan bagi pengelolaan transportasi udara di Bandara Juanda, yang merupakan salah satu bandara tersibuk di Indonesia. Penanganan cepat oleh pihak berwenang diharapkan dapat meminimalkan dampak lebih lanjut dari kejadian cuaca ekstrem ini. ** 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tanker Gamsunoro Milik Pertamina Dikontrakan ke Pihak III, lalu Disewa oleh Pertamina Sendiri

21 April 2026 - 22:09 WIB

Purbaya: Bank Dunia Minta Maaf Bilang Ekonomi RI Cuma 4,7%

21 April 2026 - 21:14 WIB

Mendag Budi Ungkap Penyebab Harga Minyak Goreng Kemasan Naik

21 April 2026 - 21:03 WIB

BBM Nonsubsidi Naik, Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400

21 April 2026 - 20:49 WIB

LPKJ 2025 Bupati Jombang, Dewan: 74 % Anggaran Masih Transfer Pusat, PAD Cuma 26 %

21 April 2026 - 20:36 WIB

Anang Sularso Dibunuh di Purwoasri, Dibuang di Keras Kediri, Ditemukan di Megaluh Jombang

21 April 2026 - 16:44 WIB

Kebakaran Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Dua Pegawai Luka Ringan

21 April 2026 - 14:20 WIB

4.975 Orang Aksi Massa 214, Paksa DPRD Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:06 WIB

Gempa Mag 7.4 di Jepang, Tsunami 3 Meter Suasana Tenang

21 April 2026 - 12:03 WIB

Trending di News