Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Polisi Militer Menangkap Satu Tersangka Insiden Penembakan Tiga Polisi Way Kanan

badge-check


					Polisi Militer tampak mendatangi rumah warga di Way Kanan, membawa seorang pria terduga tersangka pelaku penembakan tiga polisi yang melakukan penggerebekan sabung alam di kampung Karang Manik, kecamatan Negara Batin, kebupaten Way Kanan, Lampung. Tangkap layar video Instagram@islah_bahrawi Perbesar

Polisi Militer tampak mendatangi rumah warga di Way Kanan, membawa seorang pria terduga tersangka pelaku penembakan tiga polisi yang melakukan penggerebekan sabung alam di kampung Karang Manik, kecamatan Negara Batin, kebupaten Way Kanan, Lampung. Tangkap layar video Instagram@islah_bahrawi

Penulis: Yusran Hakim   |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, WAY KANAN LAMPUNG–  Gus Islah Bahrawi aktivis dan influencer dari Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), mengunggah tiga sekuel video terkait kasus penembakan tiga anggota kepolisian Way lana, Lampung, berisi dugaan tersangka pelaku penembakan, Selasa 18 Maret 2025.

Video diunggah pada akun Instagram@ihlash_bahrawi, dengan caption instagram storynya: Ketika tentara di luar sana sedang menekuni tehnologi Drone-Centric Warfare dan strategi perang moderen, oknum tentara yang di sini malah membuka gelanggang sabung ayam dan membunuh 3 orang penegak hukum dengan senjata laras panjang.

Ya Tuhan, selamatkan kami dari sampah negara yang hanya jadi kerikil dalam sepatu bangsa ini…

Pada sekuel pertama, video itu tampak seorang pria mengenakan kaos warna biru muda. Dia seolah melakukan siara langsung dan undangan untuk datang menyaksikan arena sabung ayam. “Tanggal 17, hari Senin. Saksikan arena … yang tidak bisa datang ke snini, bisa nonton di siaran langsung TVR RI !’ Kata   pria itu sambil mengacungkan ibu jarinya. Tampak latar belakang pria itu melakukan pengambilan video ada seklompok orang dan beberapa ekor ayam jantan.

Pria ini seolah sedang memberikan pengumuman agar menonton acara sabung ayam, pada tanggal 17 Maret 2025. Tangkap layar video Instagram@ishlah_bahrawi

 

Pada sekuel kedua, pria yang sama sedang memegang sebuah pistol, lalu mengarahkan bidikannya ke depan sebuah. Bukan cuma membidik belaka, akan tetapi dia menarik pelatuk dan menembakan peluru kali  kali tembakan ke bawah lokasi semak-semak.

Sekuel ketiga, rampak beberapa anggota Polisi Militer bersama warga melakukan penangkapan pria diduga bernama Kopka Bas, dibawa oleh eparat polisi militer di rumahnya. Rumah yang tampak mentereng dan bersih itu didatangi polisi, sekaligus membawa pria diduga tersangka pelaku penembakan tiga polisi Way Kanan, Lampung, yang tengah melakukan penggerebekan sabung ayam.

Penembakan

Tiga anggota Polres Way Kanan, Lampung, tewas dalam insiden penembakan saat melakukan penggerebekan di lokasi sabung ayam di Kampung Karang Manik pada 17 Maret 2025. Penembakan terjadi sekitar pukul 16:50 WIB ketika 17 personel kepolisian mendatangi tempat tersebut dan langsung diserang oleh orang tak dikenal.

Identitas Korban:

  • Iptu Lusiyanto (Kapolsek Negara Batin)

  • Bripka Petrus Apriyanto

  • Bripda Ghalib Surya Ganta

Ketiga korban mengalami luka tembak di bagian kepala dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Jenazah mereka telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk proses autopsi.

Polda Lampung menyatakan bahwa penyelidikan akan dilanjutkan setelah autopsi dilakukan. TNI juga terlibat dalam penyelidikan ini, dengan kemungkinan ada keterlibatan oknum TNI yang diduga melindungi operasi perjudian tersebut. Kapendam II/Sriwijaya telah menyatakan akan memberikan sanksi tegas jika ada prajurit yang terbukti terlibat.

Setelah insiden, situasi di lokasi penggerebekan telah dijaga oleh aparat kepolisian untuk memastikan keamanan dan mencegah terulangnya kejadian serupa. Penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung untuk mengidentifikasi pelaku penembakan dan jaringan yang terlibat dalam perjudian ilegal ini. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wapres Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Dorong Penyelarasan Pendidikan dan Kebutuhan Industri

16 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Penutupan Jombang Fest, Bupati Warsubi Bagikan Penghargaan Juara dan Santunan untuk Yatim Piatu

16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Bupati Warsubi dan Danrem 082 Tinjau Operasi 8 Gerai KDKMP di Mojoagung dan Mojowarno

16 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Tibatiba Angin Berbalik Arah, Empat Relawan Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan Bromo

16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

OTT ke 23 KPK Ringkus Bupati Klaten, Wajar Ismoyo: Warga Masyarakat Saya Mohon Maaf

16 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Trending di Nasional