Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Internasional

Pesan Mingguan Paus dari Rumah Sakit: ‘Tubuh kita lemah’

badge-check

Paus Fransiskus tampak ceria menyambut anak-anak yang datang mengunjunginya di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia.

KREDONEWS.COM, SURABAYA –Selama lima hari Minggu, Paus Fransiskus tidak dapat memimpin Doa Angelus tengah hari yang biasanya dilakukan setiap jam 12 siang. Bahkan dari balkon Rumah Sakit Gemelli sekalipun. Namun, seperti minggu-minggu sebelumnya, teks refleksinya dirilis oleh Vatikan.

“Saya berbagi pemikiran ini dengan kalian saat saya menghadapi masa pencobaan. Saya bergabung dengan begitu banyak saudara dan saudari yang sakit; yang rapuh, seperti saya saat ini. Tubuh kita lemah tetapi bahkan seperti ini, tidak ada yang dapat menghalangi kita untuk mengasihi, berdoa, memberi diri kita sendiri, untuk satu sama lain, dalam iman, memancarkan tanda-tanda harapan.”

Bapa Suci juga berterima kasih kepada umat Tuhan atas doa-doa mereka, khususnya anak-anak. “Paus mengasihi Anda dan selalu menunggu untuk bertemu dengan Anda,” katanya kepada anak-anak muda.

Vatikan telah mengurangi jumlah informasi terbaru yang diberikan seputar kesehatan Paus. Soalnya, kondisi Paus membaik selama beberapa hari. Namun, pada Sabtu malam, pesan itu menegaskan bahwa pemulihan kesehatan pria berusia 88 tahun itu “melambat”:

Tidak ada perkembangan baru dalam gambaran klinis Paus selama beberapa hari terakhir. Ini positif.

Pemulihan Kesehatan Paus lambat. Butuh waktu untuk mencapai pemulihan Kesehatan yang menyeluruh.

Berikut ini, teks lengkap renungan Paus untuk Doa Angelus, Minggu siang, 16 Maret 2025:

Hari ini, Minggu kedua Prapaskah. Injil memberi tahu kita tentang Transfigurasi Yesus (Luk 9:28-36). Setelah naik ke puncak gunung bersama Petrus, Yakobus, dan Yohanes, Yesus membenamkan diri-Nya dalam doa sehingga memancarkan cahaya kemilau. Dengan cara ini, Dia menunjukkan kepada para murid apa yang tersembunyi di balik gerakanNya di tengah-tengah mereka. Dia memperlihatkan cahaya kasih-Nya yang tak terbatas.

Saya berbagi pemikiran ini dengan Anda saat saya menghadapi masa pencobaan. Saya bergabung dengan begitu banyak saudara dan saudari yang sakit: rapuh, seperti saya saat ini. Tubuh kita lemah, tetapi, dalam kondisi seperti ini pun, tidak ada yang dapat menghalangi kita untuk mengasihi, berdoa, memberi diri, untuk satu sama lain, dalam iman, memancarkan tanda-tanda harapan.

Betapa banyak cahaya bersinar, dalam pengertian ini, di rumah sakit dan tempat-tempat perawatan! Betapa banyak perawatan penuh kasih menerangi ruangan, koridor, klinik, tempat-tempat di mana pelayanan yang paling sederhana dilakukan! Itulah sebabnya saya ingin mengundang Anda, hari ini, untuk bergabung dengan saya dalam memuji Tuhan, yang tidak pernah meninggalkan kita dan yang, di saat-saat duka, menempatkan orang-orang di samping kita yang mencerminkan sinar kasih-Nya.

Saya berterima kasih kepada Anda semua atas doa-doa Anda. Saya berterima kasih kepada mereka yang membantu saya dengan dedikasi seperti itu. Saya tahu banyak anak berdoa untuk saya. Beberapa dari mereka datang ke sini hari ini ke Gemelli sebagai tanda kedekatan. Terima kasih, anak-anak terkasih! Paus mengasihi Anda dan selalu menunggu untuk bertemu dengan Anda.

Mari kita terus berdoa untuk perdamaian, terutama di negara-negara yang terluka oleh perang: Ukraina yang tersiksa, Palestina, Israel, Libanon, Myanmar, Sudan, dan Republik Demokratik Kongo.

Dan marilah kita juga berdoa bagi Gereja, yang dituntut untuk menerjemahkan ke dalam pilihan-pilihan konkret dari pertimbangan yang dibuat dalam Sidang Sinode baru-baru ini.

Saya berterima kasih kepada Sekretariat Jenderal Sinode, yang selama tiga tahun mendatang akan mendampingi Gereja-gereja lokal dalam usaha ini. Semoga Perawan Maria menjaga Anda dan membantu Anda untuk menjadi, seperti Dia, pembawa terang dan kedamaian Kristus.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Kecoak Merayap ke Politik India

22 Mei 2026 - 18:17 WIB

Komputer Tak Laku, Terancam Tak Ada Orang Mau Beli Laptop

10 Mei 2026 - 19:12 WIB

Naskah Alkitab Perjanjian Baru 42 Halaman yang Hilang Ditemukan

3 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Kabar Baik 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz

19 April 2026 - 19:52 WIB

Ke Sabah, Merawat Kesehatan Sekaligus Berwisata

19 April 2026 - 16:43 WIB

Kutu Pembunuh Menyerang Korea Selatan, 422 Orang Meninggal

15 April 2026 - 19:06 WIB

Trending di Internasional