Menu

Mode Gelap

Headline

Korban Dibuang di Kebun Buah Naga, Polisi Banyuwangi Ringkus Satu Pemuda dan Tiga Remaja

badge-check


					Polisi melakukan penyelidikan dan memintai keterangan para terduga dalam kasus tewasnya Nuris Hidayattullah, 14, pelajar SMP yang jasadnya ditemukan di kebun buah naga, Tegaldlimo, Banyuwangi. tangkap layar video youtube@TVOne Perbesar

Polisi melakukan penyelidikan dan memintai keterangan para terduga dalam kasus tewasnya Nuris Hidayattullah, 14, pelajar SMP yang jasadnya ditemukan di kebun buah naga, Tegaldlimo, Banyuwangi. tangkap layar video youtube@TVOne

Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BANYUWANGI – Polisi menangkap empat tersangka penganiayaan hingga menyebabkan kematian remaja bernama Nuris Hidayatullah (15), pelajar SMP warga Kedunggebang, kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. Jasad korban dibungkus karpet, dibonceng lalu dibuang di sebuah kebun buah naga.

Lokasi pembuangan jasad korban berada sekitar 1 kilometer dari tempat terjadinya tindak kekerasan yang menyebabkan kematiannya. Korban tewas ditemukan pada 30 Desember 2024, kondisi korban sangat mengenaskan, dengan wajah yang sulit dikenali dan hanya mengenakan pakaian dalam.

Korban dilaporkan hilang selama dua hari sebelum jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan, nyaris telanjang dan dengan wajah yang sulit dikenali.

Kejadian bermula dari pesta minuman keras yang diadakan oleh sekelompok remaja pada 28 Desember 2024. Korban, NH datang bersama temannya, terlibat dalam keributan yang berujung pada penganiayaan.

Setelah terlibat cekcok, Nuris  dipukuli oleh para pelaku. Salah satu pelaku utama, berinisial MAK (20), diduga memerintahkan teman-temannya untuk mengejar dan memukuli korban setelah korban mencoba melarikan diri.

Jasad Nuriz ditemukan oleh polisi setelah salah satu rekan pelaku, berinisial RSM (16), melapor ke Polsek Tegaldlimo, karena ketakutan setelah peristiwa tersebut.

Empat orang yang ditangka  masing-masing MAK (20) – Diduga sebagai pelaku utama; RSM (16) terlibat dalam penganiayaan, DH (15)  terlibat dalam penganiayaan, DAP (15) – terlibat dalam pembuangan jasad korban. Motif penganiayaan diduga karena korban dianggap tidak sopan oleh pelaku

Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengumpulkan bukti dan keterangan dari para saksi. Polisi telah mengamankan barang bukti dan melanjutkan penyelidikan untuk memastikan keadilan bagi korban.

“Pada Minggu sore (29 Desember 2024) sekitar pukul 16.00 WIB korban yang sudah dalam kondisi meninggal dunia dibonceng menggunakan motor dan ditutupi karpet oleh pelaku,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, menjawab wartawan Senin 30 Desember 2024.

Aparat kepolisian Banyuwangi telah menangkap MAK, seorang pria berusia 20 tahun, terkait kasus penganiayaan dan pembunuhan remaja, dilakukan setelah penyelidikan yang menyusul penemuan jasad NH di kebun buah naga, 30 Desember 2024.

Kapolresta Banyuwangi menambahkan bahwa dari tujuh orang yang awalnya diamankan, empat di antaranya ditetapkan sebagai pelaku utama, termasuk MAK yang diduga sebagai otak dari penganiayaan tersebut.

MAK bersama tiga rekan lainnya, yang merupakan anak di bawah umur, terlibat dalam tindakan kekerasan yang menyebabkan kematian NH. Jasad korban ditemukan tergeletak dengan posisi setengah telanjang di kebun buah naga, Senin, 30 Desember 2024. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kereta Api Supas Terhenti 4 Jam di Beji Pasuruan, Roda Terendam Banjir 18 CM

25 Maret 2026 - 17:26 WIB

Kasus Tewasnya Dokter Shanti Hastuti, Polisi: Tersangka Pelaku Tetangga Korban

25 Maret 2026 - 16:49 WIB

ASN Mojokerto Gowes Tiap Jumat, Hemat BBM dan Jaga Lingkungan

25 Maret 2026 - 16:03 WIB

ASN Kota Mojokerto Diminta Kembali Fokus Layani Masyarakat Usai Libur Idulfitri

25 Maret 2026 - 14:47 WIB

Sidak Pasca Lebaran, Pemkot Mojokerto Pastikan Layanan Publik Tetap Prima

25 Maret 2026 - 14:38 WIB

Beji Banjir Hingga 70 Cm, Jalur Pantura Lewat Pasuruan Tutup Total Dialihkan ke Pandaan

24 Maret 2026 - 20:59 WIB

One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Dimulai Hari Ini (24/3)

24 Maret 2026 - 20:51 WIB

WFH Satu Hari Sepekan Bisa Tekan Pendapatan Pengemudi Ojol Hingga 20%

24 Maret 2026 - 20:37 WIB

Elf Angkut 21 Penumpang Rem Blong Terbalik di Majalengka, Enam Orang Bersaudara Tewas

24 Maret 2026 - 20:29 WIB

Trending di News