Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

49 Santri Al Inayah Cilegon Diangkut ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Makanan MBG

badge-check


					Santriwati MTs dan Ponpes Al Inayah, Cilegon alami keracunan setelah menyatap makanan dari MBG, Kamis 15 April 2026. Foto: Instagram@ Perbesar

Santriwati MTs dan Ponpes Al Inayah, Cilegon alami keracunan setelah menyatap makanan dari MBG, Kamis 15 April 2026. Foto: Instagram@

Penulis: Sri Muryanto  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, CILEGON–  Sebanyak 49 santri MTs dan Pondok Pesantren Al-Inayah, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (16/4/2026).

Para santri kemudian mengeluh mual, muntah, pusing, sakit perut, hingga lemas tak lama setelah makan.

Pengasuh Ponpes Al-Inayah, Ustad Jefri, mengatakan kejadian itu berlangsung cepat dan membuat pihak pesantren panik karena banyak santri mengalami gejala serupa dalam waktu hampir bersamaan.

Menurut dia, para santri segera dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Begitu ada laporan dari santri yang mengeluh sakit perut dan muntah, kami langsung berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan pihak terkait agar mereka segera ditangani,” ujar Ustad Jefri.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan pihaknya akan menelusuri penyebab dugaan keracunan tersebut.

Ia juga menyebut pemerintah kota akan mengevaluasi dapur penyedia MBG yang memasok makanan ke sekolah dan pesantren.

“Kalau ada pelanggaran terhadap SOP, tentu kami akan tindaklanjuti. Bahkan bisa disarankan untuk ditutup sementara,” kata Robinsar.

Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian bersama Dinas Kesehatan Kota Cilegon.

Petugas telah memeriksa kondisi korban, mengumpulkan keterangan saksi, dan mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium.

Kronologi

  • Santri menerima dan menyantap menu MBG pada Kamis (16/4/2026).
    Beberapa saat kemudian, sejumlah santri mengalami mual, muntah, pusing, dan sakit perut.
  • Pihak pesantren segera menghubungi tenaga kesehatan dan membawa korban ke fasilitas medis.
  • Aparat dan Dinas Kesehatan datang melakukan pemeriksaan awal.
    Sampel makanan dan keterangan saksi dikumpulkan untuk investigasi.
  • Pemerintah Kota Cilegon menunggu hasil pemeriksaan dan mengevaluasi dapur penyedia MBG.
  • Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan masih menunggu hasil uji laboratorium.**
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

William Gunawan Minta Bantuan Presiden Prabowo: Emas 2.2 Kg Senilai Rp6.6 Miliar Hilang di Bank BJB

3 September 2026 - 21:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 20:57 WIB

Insiden Keracunan MBG di SMPN Kabuh Jombang: 256 Siswa dan 4 Guru Dirawat, Santap Udang Saus Padang

3 September 2026 - 20:24 WIB

Pisang Cavendish Lumajang Siap Ekspor, Hong Kong dan Malaysia Jadi Sasaran

3 September 2026 - 19:03 WIB

Setelah Sidoarjo, Keracunan MBG Terjadi Nganjuk: 53 Siswa dan Satu Guru SMAN 3 Dibawa ke Rumah Sakit

2 September 2026 - 21:00 WIB

Dua Kapolsek dan Kasihumas Polres Jombang Bergeser

2 September 2026 - 19:09 WIB

Aksi Pengeroyokan Usai Kegiatan Ijazah Kubro, Polres Jombang Tetapkan 8 Tersangka

2 September 2026 - 15:27 WIB

Keracunan MBG Sidoarjo: 566 Santri/ Siswa Dirawat dari 19 Pondok dan Sekolah

2 September 2026 - 14:57 WIB

120 Santri Manba’ul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Gus Wachid: Seluruh Penderita Dirawat RS Rujukan

1 September 2026 - 21:48 WIB

Trending di News