Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Helper Alat Berat Tewas Terlindas Escavator di Nguling Pasuruan

badge-check


					Inilah tempat kejadian perkara (TKP) seorang karyawan tewas akibat kecelakaan kerja, seorang karyawan PT Tri Setia Cipta Persada di Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. instagram@pasuruan.kekinian Perbesar

Inilah tempat kejadian perkara (TKP) seorang karyawan tewas akibat kecelakaan kerja, seorang karyawan PT Tri Setia Cipta Persada di Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. [email protected]

KREDONEWS.COM, PASURUAN– Terjadi kecelakaan kerja menimpa seorang karyawan PT Tri Setia Cipta Persada (TSCP) desa Watuprapat, kecamatan Nguling, kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menyebabkan seorang karyawan meninggal dunia.

Korban yang merupakan helper operator eskavator, meninggal dunia akibat terlindas alat berat tersebut. Insiden terjadi, Kamis sore pukul 14.30 wib, 12 Desember 2024.  Korban diketahui bernama Sulaiman, 47, warga dusun Krajan, desa Watuprapat, kecamatan Nguling. Ketika itu, korban sedang bertugas.

Ia membantu rekannya, Muhammad Yusuf, 31, warga dusun Tlogo, desa Watuprapat, kecamatan Nguling, yang bertugas sebagai operator eskavator. Saat itu, Yusuf sedang mengoperasikan eskavator, berada di kemudi.

Sementara korban yang bertugas sebagai helper, berada di belakang alat berat tersebut. Tiba-tiba, alat berat tersebut berjalan mundur. Tak ayal, korban yang berada di belakang, langsung terl1ndas track kendaraan berat itu.

“Seketika itu, korban meninggal dunia. Informasinya, ia terlindas dan terjepit roda atau track eskavator,” ujarnya.

Kecelakaan kerja itu pun segera dilaporkan ke polisi, dan langsung mendatangi tempat kejadin perkara (TKP).  Petugas menduga, ada kelalaian(human error) dalam mengoperasikan kendaraan berat itu, menyebabkan korban hingga tewas.

“Sekarang masih didalami. Operatornya sudah diamankan untuk pemeriksaan. Petugas juga tengah memeriksa saksi-saksi,” sampainya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

Trending di News