Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

4.975 Orang Aksi Massa 214, Paksa DPRD Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

badge-check


					Sejumlah anggota DPRD Kaltim menemui massa, dalam aksi unjuk rasa, Selasa 21 April 2026. Wakil rakyat itu dituduh tidak menjalankan fungsi kontrol terhadap gubernur kaltim. Foto: Instagram@selasar.co Perbesar

Sejumlah anggota DPRD Kaltim menemui massa, dalam aksi unjuk rasa, Selasa 21 April 2026. Wakil rakyat itu dituduh tidak menjalankan fungsi kontrol terhadap gubernur kaltim. Foto: [email protected]

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SAMARINDA — Ribuan massa sekitar 4.075 orang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim (APM Kaltim) menggelar aksi di Gedung DPRD Kalimantan Timur, Karang Paci, Samarinda, Selasa (21/4/2026).

Aksi tersebut dipusatkan untuk mendesak DPRD Kaltim mengambil sikap tegas terhadap berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Ada belasan anggota dewan dari  7 fraksi muncul menemui aksi massa. Tidak tampak  batang hidung ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud yan tidak lain adalah kakak kandung Gubernu Rudi Mas’ud.

Massa  membawa 11 tuntutan yang sebelumnya telah diumumkan, mulai dari penolakan terhadap kebijakan yang dianggap merugikan publik, hingga desakan agar DPRD menggunakan hak angket untuk mengawasi pemerintah provinsi.

Dalam laporan yang beredar, jumlah peserta aksi diperkirakan mencapai sekitar 4.075 orang, dan bisa bertambah lebih dari 5.000 orang.

Di lapangan, jenderal lapangan aksi,  Kamarul Azwan, menyuarakan desakan agar para wakil rakyat segera menyepakati tuntutan demonstran.

Ia menegaskan bahwa massa menginginkan adanya kesepakatan dari anggota dewan sebelum aksi bergeser ke titik berikutnya.

“Kami meminta kesepakatan para anggota dewan agar mengeluarkan hak istimewa mereka. Setelah target di DPRD tercapai, baru kami bergeser ke Kantor Gubernur ” ujar Kamarul Azwan.

Sejumlah anggota DPRD Kaltim kemudian disebut menemui massa aksi di depan gedung dewan.

Dari informasi yang muncul, nama Ekti Imanuel disebut sebagai salah satu pimpinan DPRD Kaltim yang turun langsung menemui demonstran, sementara pimpinan dewan juga menyatakan siap menerima aspirasi massa.

Aksi ini juga diwarnai pengawalan aparat keamanan. Polda Kaltim sebelumnya menyatakan siap mengawal jalannya demonstrasi agar berlangsung tertib.

Hingga laporan ini disusun, belum ada keterangan resmi yang merinci seluruh isi kesepakatan antara DPRD Kaltim dan demonstran, termasuk soal kemungkinan penandatanganan tuntutan oleh fraksi-fraksi di dewan.

Tuntutan

  • Audit kebijakan anggaran, pemberantasan KKN, dan penguatan fungsi pengawasan DPRD.
  • Audit kebijakan anggaran Pemprov Kaltim.
  • Tolak pengadaan mobil dinas Rp8,5 miliar.
  • Tolak rencana renovasi rumah jabatan senilai Rp25 miliar.
  • Evaluasi menyeluruh kebijakan anggaran daerah.
  • Hentikan praktik KKN.
  • Desak DPRD Kaltim menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.
  • Tolak kebijakan yang dinilai tidak mendesak dan tidak pro-rakyat.
  • Hentikan praktik nepotisme di pemerintahan daerah.
  • Desak DPRD mengawasi kebijakan gubernur dan wakil gubernur.
  • Wujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
  • Respons nyata terhadap aspirasi rakyat Kaltim. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Trending di News