Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

21 Korban Jiwa Tanah Longsor di Pekalongan, Bupati Umumkan Masa Darurat Hingga 4 Februari 2025

badge-check


					Tanah longsor pada hari Senin 20 Januari 2025, menyebabkan 21 jiwa yang telah ditemukan hingga Rabu 22 Januari 2025. Foto: tangkap layar video youtube@cnn Perbesar

Tanah longsor pada hari Senin 20 Januari 2025, menyebabkan 21 jiwa yang telah ditemukan hingga Rabu 22 Januari 2025. Foto: tangkap layar video youtube@cnn

Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PEKALONGAN–  Bupati Pekalongan, M Yulian Akbar, melakukan peninjauan ke lokasi bencana  tanag  longsor di desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, hingga Rabu malam 22 Januari 20245,  menelan korban hingga 21 orang.

Dalam kunjungannya ke lokasi bencana pada Rabu, 22 Januari 2025, ia menyampaikan duka cita mendalam atas korban yang jatuh akibat peristiwa tersebut.

Bupati mengumumkan bahwa status darurat bencana telah ditetapkan dari 21 Januari hingga 4 Februari 2025, untuk memfasilitasi penanganan yang lebih cepat dan efektif

Ia juga mengeluhkan kurangnya alat berat untuk proses evakuasi korban, yang menghambat upaya pencarian dan penanganan di lokasi

Bupati memastikan bahwa bantuan dari berbagai pihak sudah mulai berdatangan dan akan terus didistribusikan kepada para korban yang membutuhkan.

Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah,  Senin, 20 Januari 2025, mengakibatkan 21 korban jiwa.

Kejadian ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan merupakan dampak dari hujan deras yang melanda daerah tersebut.

Tim pencarian dan evakuasi yang terdiri dari 300 personel, termasuk anggota Brimob dan anjing pelacak K9, dikerahkan untuk mencari korban yang masih terjebak di timbunan tanah.

Hingga saat ini, proses pencarian masih berlangsung meskipun dihadapkan pada kendala akses menuju lokasi yang sulit dijangkau akibat kerusakan infrastruktur seperti jembatan dan jalan.

Di antara korban yang ditemukan adalah satu keluarga yang terdiri dari orang tua dan seorang bayi. Identitas beberapa korban telah diungkap, termasuk seorang anak berusia 4 tahun dan beberapa orang dewasa dengan rentang usia hingga 50 tahun.

Sebelumnya, jumlah korban dilaporkan mencapai 19 orang sebelum penemuan tambahan jasad pada hari Rabu, 22 Januari 2025.

Bencana ini tidak hanya menyebabkan kehilangan jiwa tetapi juga kerusakan material yang signifikan, termasuk dua rumah rusak berat dan beberapa akses jalan tertutup.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi terkait masih terus melakukan pendataan dan penanganan terhadap dampak bencana ini.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan mengingat kondisi cuaca yang belum stabil.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Wapres JD Vance: Israel Jangan Ganggu Perundingan Damai AS- Iran

3 Juli 2026 - 17:51 WIB

Raja Juli Klaim Kembalikan Amplop Dua Hari sebelum KPK OTT Bupati Kuansing

3 Juli 2026 - 17:04 WIB

BNN dan Bea Cukai Sita 3,37 Ton Bunga Ganja Dari Thailand yang Disimpan di Gudang di Gresik

3 Juli 2026 - 15:02 WIB

125 Anak Ikuti Khitan Massal PT Pegadaian XII Surabaya, Dilaksanakan di Bojonegoro dan Genteng

3 Juli 2026 - 14:55 WIB

Menkeu Purbaya sebut Bea Cukai Sarang Korupsi dan Kebal Hukum, Hasan Nasbi: Silakan Diperika!

3 Juli 2026 - 13:52 WIB

Usul Resmi Komisi I DPRD: Nama Jawa Barat Diubah Jadi Provinsi Pasundan

3 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ompreng BGN Kualitas 304 Dikorupsi Rp217 Miliar, Jaksa Tetapkan Brigjen Lalu M. Iwan Jadi Tersangka

3 Juli 2026 - 11:38 WIB

1.077 BUMN Tinggal 300 Saja, Kejaksaan Agung Siapkan Audit Sampai ke Erick Thohir

3 Juli 2026 - 08:28 WIB

Trending di News