Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

WHO Pantau Varian Cicada, Indonesia Tetap Aman dan Stabil

badge-check


					Covid-19 Cicada Perbesar

Covid-19 Cicada

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Varian baru Covid-19 dengan kode BA.3.2 atau dijuluki “Cicada” sedang jadi sorotan global. Kementerian Kesehatan memastikan hingga kini varian tersebut belum terdeteksi di Indonesia.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan, kondisi pandemi di dalam negeri masih terkendali dan tidak menunjukkan tanda peningkatan risiko.

“Varian BA.3.2 (Cicada) belum ditemukan di Indonesia dan secara global juga belum menunjukkan peningkatan sirkulasi maupun keparahan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).

Ia mencatat, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah menetapkan varian ini sebagai Variant Under Monitoring (VUM) sejak 5 Desember 2025. Namun, hingga kini tidak ada bukti yang menunjukkan peningkatan angka rawat inap maupun kematian akibat varian tersebut.

Aij menegaskan, varian yang saat ini dominan di Indonesia masih tergolong berisiko rendah, yakni XFG (57%), LF.7 (29%), dan XFG 3.4.3 (14%).

Dengan kondisi tersebut, lanjutnya, pemerintah belum melihat urgensi untuk melakukan pengetatan di pintu masuk negara. Meski begitu, pengawasan tetap dilakukan melalui surveilans rutin, pelaporan dari fasilitas kesehatan, serta pengujian sampel di laboratorium.

“Situasi masih terkendali sehingga tidak diperlukan langkah khusus, namun pemantauan tetap berjalan secara ketat,” kata Aji.

Kemenkes tetap mengingatkan masyarakat untuk menjaga kewaspadaan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti mencuci tangan, menjaga pola makan, istirahat cukup, serta menggunakan masker saat sakit atau berada di keramaian.

Pemerintah juga menyediakan pembaruan informasi penyakit menular yang dapat diakses publik melalui kanal resmi Kemenkes.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sarwendah Jadi sorotan Publik, Lontarkan Kata Cong, Terkait Perseteruannya dengan Ruben Onsu

4 Juni 2026 - 19:45 WIB

70 Juta Warga Indonesia Diperkirakan Alami Penyakit Hati Kronis

3 Juni 2026 - 20:03 WIB

Perempuan Singapura, Selingkuh Demi Karier

3 Juni 2026 - 19:36 WIB

Kasur, Ponsel, dan Gaya Hidup Baru Anak Muda

2 Juni 2026 - 18:40 WIB

Kebiasaan Minum Belasan Vitamin Sekaligus, Reizuka Ari Tuai Kritik

1 Juni 2026 - 20:13 WIB

Sensasi Pedas: Mengapa Cabai Jadi Favorit Banyak Orang

31 Mei 2026 - 21:30 WIB

Menguak Mitos Mata Berkedut Pertanda Buruk

31 Mei 2026 - 21:09 WIB

Irina Shayk Hanya Mengenakan Perhiasan Sebagai Atasan Tanpa Bra

29 Mei 2026 - 21:12 WIB

Bahaya Tersembunyi di Balik Kebiasaan Minum Air Saat Musim Panas

28 Mei 2026 - 20:52 WIB

Trending di Life Style