Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Update Tragedi Ponpes Al-Khoziny: 9 Santri Tewas, 7 Masih Dirawat

badge-check


					Alat berat dioperasikan di TKP Perbesar

Alat berat dioperasikan di TKP

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SIDOARJO-Jumlah korban jiwa akibat ambruknya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, bertambah menjadi sembilan orang. Empat jenazah terbaru yang ditemukan pada Jumat (3/10/2025) siang telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jatim untuk menjalani proses identifikasi.

Menurut data yang dihimpun, dua jenazah pertama tiba di RS Bhayangkara sekitar pukul 08.30 WIB, disusul jenazah ketiga pada pukul 10.40 WIB, dan jenazah keempat sekitar pukul 12.05 WIB. Seluruhnya langsung dibawa ke ruang postmortem untuk pemeriksaan lanjutan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim.

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Khusnan Marzuki menjelaskan, tim DVI akan melakukan identifikasi dengan mencocokkan hasil pemeriksaan medis dengan data antemortem dari pihak keluarga.

“Proses identifikasi dijalankan sesuai standar, mulai dari pemeriksaan gigi, sidik jari, hingga data medis. Apabila ada tambahan korban, RS Bhayangkara telah menyiapkan fasilitas penyimpanan tambahan berupa cool storage yang mampu menampung hingga 100 jenazah,” ujarnya.

Dengan penemuan empat korban terbaru, total jenazah yang kini berada di RS Bhayangkara sebanyak sembilan orang. Sebelumnya, lima korban yang lebih dulu ditemukan sudah berhasil diidentifikasi, termasuk Mochamad Agus Ubaidillah (14), santri asal Morokrembangan, Surabaya, yang menjadi korban terakhir dari kelompok pertama.

Tim DVI memastikan seluruh korban yang sudah dievakuasi dari reruntuhan telah diketahui identitasnya. Proses pencarian masih terus dilakukan di lokasi musala yang roboh untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban lain.

Korban Amputasi

Memasuki hari kelima pencarian korban tertimbun reruntuhan musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran Sidoarjo, Jumat (3/10/2025), tercatat tujuh pasien masih dirawat di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.

Dokter (dr.) Atok Irawan Direktur RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo menyebut, dari 45 korban yang dilarikan, dua orang dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (30/9/2025), kemudian 36 orang rawat jalan atau pulang, dan tujuh masih dirawat hingga sekarang.

“Kemarin ada yang amputasi di TKP (Nur Ahmad) masih dirawat, kemudian satu lagi amputasi di sini (Syaifur Rosi) karena memang di kaki ya cross injury,” ungkapnya.

Dari ketujuh pasien, satu di antaranya Syehlendra Haical masih diobservasi sebelum benar-benar diputuskan akan diamputasi kaki kirinya, karena ada jaringan mati atau nekrosis.

“Kita masih observasi. Nanti kita cek dengan perawat, dokter bedah atau dengan dokter ortopedi akan melakukan pemeriksaan lagi,” ungkapnya lagi.

Satu pasien atas nama Alfatih Cakra Buana, korban selamat tanpa luka yang berhasil dievakuasi dihari ketiga, akan pulang hari ini setelah kontrol.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tiga Anggota DPRD di Jatim Ditangkap Polrestabes Surabaya karena Narkoba

30 September 2026 - 19:20 WIB

YLKI Dorong Label Peringatan Gula, Garam, Lemak , Usai Putusan MK

30 September 2026 - 18:59 WIB

Penerbangan Singapura Tersebar ke 17 Kota RI, Ekonomi Daerah Luar Jawa Panen Devisa

30 September 2026 - 18:38 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Rp109.000 per Kg, Telur Ayam di Rp29.500 per Kg

29 September 2026 - 21:08 WIB

Urai Macet Ketapang-Gilimanuk, Jatim Revitalisasi Dermaga Bulusan Rp6 Miliar

29 September 2026 - 20:14 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Tahun 2027 Dipangkas Jadi Rp 103,05 Triliun, Volume Penyaluran Turun

28 September 2026 - 18:44 WIB

Kejar Target FLPP, Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi

27 September 2026 - 19:29 WIB

Trending di Nasional