Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Truk Pengangkut Amunisi Terbakar di Tol Pasuruan, Pulang Tugas dari Papua Seorang Prajurit Tewas Satu Luka-luka

badge-check


					Sebuah truk militer mengangkut sejumlah amunisi ringan dan granat, terbakar di tol  Pandaan-Pasuruan, Senin 5 Mei 2025. Menyebabkan seorang prajurit meninggal dunia dan satunya menderita lukas-luka. Instagram@pasuruan.kekinian Perbesar

Sebuah truk militer mengangkut sejumlah amunisi ringan dan granat, terbakar di tol Pandaan-Pasuruan, Senin 5 Mei 2025. Menyebabkan seorang prajurit meninggal dunia dan satunya menderita lukas-luka. [email protected]

Penulis: Yoli Andi Purnomo   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PASURUAN- Sebuah truk milik TNI  mengangkut amunisi terbakar dan meledak di ruas Tol Gempol-Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur, pada Senin malam, 5 Mei 2025. Truk tersebut adalah bagian dari rombongan empat kendaraan yang sedang perjalanan pulang dari Surabaya menuju Jember usai menjalankan tugas di Papua.

Akibat kebaran itu dua prajurit meninggal dunia, masing-masing. Identitas korban dalam insiden truk TNI bermuatan amunisi yang terbakar di Tol Gempol-Pandaan adalah:

  • Serma (atau Serka) Untung Avisilia, anggota Yonif 509 BY/2 Kostrad, berdomisili di Asmil 509 Kostrad, Desa Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Jember. Ia meninggal dunia saat dirawat di RS Pusdik Bhayangkara, Porong, Sidoarjo.

  • Serma Dhino Adi S, mengalami patah tulang akibat terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri

Truk membawa berbagai jenis amunisi, termasuk granat tangan dan peluru kaliber kecil. Ledakan menyebabkan suara keras dan kobaran api yang terlihat hingga ke permukiman sekitar tol. Kejadian ini juga viral di media sosial karena rekaman ledakan yang beredar luas.

Demikian mengutip pernyataan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana. Ia menegaskan Serka Untung ditemukan meninggal, setelah melompat  menyelamatkan diri saat insiden truk munisi TNI terbakar di Tol Gempol-Pandaan dan menyampaikan duka cita serta perhatian penuh dari TNI AD atas kejadian tersebut

Dua anggota TNI menjadi korban: satu prajurit gugur (Serma Untung Avisilia) dan satu lainnya luka berat akibat terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri, bukan langsung karena ledakan.

Selain itu, dua warga sipil dilaporkan terluka akibat proyektil yang nyasar ke permukiman sekitar. Seluruh penumpang truk berhasil keluar sebelum ledakan besar terjadi, namun dua korban mengalami luka saat melarikan diri ke parit atau area curam di pinggir tol.

Petugas TNI dan kepolisian melakukan penyisiran hingga radius satu kilometer dari lokasi untuk mencari sisa amunisi yang tercecer dan mengimbau masyarakat sekitar tetap waspada.

Arus lalu lintas sempat dialihkan ke jalur arteri untuk menghindari lokasi kejadian.

Penyebab pasti kebakaran dan ledakan masih dalam penyelidikan. Namun, visibilitas rendah dan kondisi medan diduga berperan dalam jatuhnya korban saat evakuasi.

Insiden ini menewaskan satu anggota TNI, melukai satu anggota lainnya, serta menyebabkan dua warga sipil cedera akibat proyektil.

Truk pengangkut amunisi terbakar dan meledak di Tol Gempol-Pandaan, memicu evakuasi besar-besaran dan penyelidikan lanjutan oleh TNI serta kepolisian.

Komandan Kodim 0819/Pasuruan Letnan Kolonel Arhanud Noor Iskak memberikan keterangan detail tentang kronologi, jenis muatan truk, serta penjelasan mengenai korban dan proses evakuasi.

Ia juga menegaskan bahwa penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan dan mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap amunisi yang tercecer.

Dirlantas Polda Jatim Kombes Iwan Saktiadi mengonfirmasi bahwa truk tersebut memang mengangkut amunisi dan menjelaskan langkah pengalihan arus lalu lintas serta penanganan di lokasi kejadian.

Perwakilan PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, membenarkan insiden truk terbakar di ruas tol dan menjelaskan penanganan lalu lintas serta koordinasi dengan pihak terkait.

Akibatnya, arus lalu lintas macet total. Pihak Jasa Marga TIC Wilayah Timur mengimbau semua kendaraan yang mengarah ke Malang keluar di gate Tol Gempol 4 dulu. Sekarang petugas sedang melakukan penanganan.  **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Trending di News