Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Tiga dari 15 Aplikasi Jalur Masuk Maling M-Banking Didownload Jutaan Warga RI

badge-check


					Jangan asal download aplikasi Perbesar

Jangan asal download aplikasi

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Perusahaan perangkat lunak pengamanan komputer dan antivirus, McAfee, mengungkapkan temuan 15 aplikasi yang berbahaya dan bisa mencuri data pribadi hingga keuangan pengguna ponsel pintar.

Belasan aplikasi itu berada di Google Play Store dan telah didownload 8 juta kali oleh pengguna hp android. Di antaranya banyak berasal dari aplikasi pinjaman online (pinjol) palsu yang disebut sebagai Spy Loan.

Dari 15 aplikasi itu, McAfee melaporkan, tiga aplikasi tersedia di Indonesia. Semua aplikasi tersebut telah dipasang sebanyak 2 juta pengguna di tanah air.

Menurut McAfee, seluruh aplikasi berbahaya itu menggunakan nama, logo dan desain seperti aplikasi keuangan resmi. Bahayanya, para penipu juga mempromosikan iklan palsu di media sosial.

Aplikasi Spy Loan akan membuat para pelaku kejahatan bisa dengan mudah mengakses dan mencuri data pribadi. Sasaran lainnya adalah menguras rekening milik korbannya.

Aplikasi pinjol palsu akan mempromosikan bunga rendah dan syarat mudah untuk menarik calon korbannya. Saat mereka mengunduh aplikasi akan diminta mengisi data personal dan keuangan.

Dengan data pribadi itu akan menjadi alat penjahat siber meneror korban. Mereka meminta bayaran uang pinjaman dengan bunga super tinggi yang pada akhirnya membuat korban tidak bisa membayar.

Penipuan ini menyasar korban dari tiga wilayah, yakni Amerika Selatan, Asia Selatan dan Afrika.

Berikut daftar 15 aplikasi berbahaya yang ditemukan, dikutip dari Toms Guide, Selasa (8/4/2025):

1. Préstamo Seguro-Rápido, Seguro (1 juta download)

2. Préstamo Rápido-Credit Easy (1 juta download)

3. Get Baht Easily – Quick Loan (1 juta download)

4. RupiahKilat-Dana cair (1 juta download)

5. Borrow Happil – Loan (1 juta download)

6. Happy Money (1 juta download)

7. Kreditku – Uang Online (500.000 download)

8. Dana Kilat – Pinjaman Kecil (500.000 download)

9. Cash Loan-Vay tiền (500.000 download)

10. RapidFinance (100.000 download)

11. PrêtPourVous (100.000 download)

12. Huayna Money – Préstamo Rápido (100.000 download)

13. IPréstamos: Rápido Crédito (100.000 download)

14. ConseguirSol-Dinero Rápido (100.000 download)

15. ÉcoPrêt Prêt En Ligne (100.000 download)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Facebook Berubah Jadi Mirip TikTok, Isinya Video Semua

7 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Tulisan Angelina Jolie Bikin Pusing Netizen

5 Oktober 2026 - 20:03 WIB

“The Lisa Effect”: Strategi Ekonomi Pariwisata Thailand Hasilkan Nilai Publisitas Rp258 Miliar

1 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jatim Park Group dan Investor Malaysia Bangun Aquarium Underwater Senilai Rp120 Miliar

24 September 2026 - 20:11 WIB

Adegan Berani Nana di “The Scandal” Picu Perdebatan Netizen

22 September 2026 - 19:55 WIB

Solar MAMAMOO Jadi Korban Teror Kursi Terbang di Los Angeles

20 September 2026 - 18:10 WIB

Baifern Pimchanok Siap Menghibur di Film Action-Romance Terbaru ‘My Dearest Assassin’

15 September 2026 - 18:07 WIB

Miss Indonesia Audrey Bianca Raih Prestasi di Panggung Dunia

8 September 2026 - 18:59 WIB

Inilah Putri Bungsu, Tercantik dan Pintar Sultan Brunei

2 September 2026 - 19:18 WIB

Trending di Life Style