Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Terjebak Love Scam Dunia Maya, Ibu 54 Tahun dari Jakarta Rela Transfer Rp250 Juta setelah Jual Mobil

badge-check


					Terjebak Love Scam Dunia Maya, Ibu 54 Tahun dari Jakarta Rela Transfer Rp250 Juta setelah Jual Mobil Perbesar

Penulis: Tanasyafira L. Tirani  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA— Kisah romantika yang dikenal dengan love scam, menyebabkan ribuan wanita menjadi korban penipun ratusan juta. Kasus kasus begini  terus terjadi dan korbannya makin bertambah.

Ini kisah perempuan usia 54 tahun warga Jakarta Selatan, rela mentransfer uang Rp250 juta kepada pria yang mengaku seorang polisi yang jatuh cinta dan akan menikahinya.

Info tentang korban ini, muncul  pertama kali diunggah di akun Instagram@agogo_ttnt pada awal Juli 2026, kemudian diverifikasi dan disebarkan oleh komunitas keamanan siber Cyberity Network.

    Korban menemui seorang polisi yang namanya dicatut oleh penipu. Foto: ist

Narasi telah dikonfirmasi sejalan dengan laporan pengaduan yang masuk ke Unit Siber Polda Metro Jaya, namun identitas lengkap korban maupun anggota polisi yang fotonya disalahgunakan belum dipublikasikan secara resmi demi melindungi privasi dan kelancaran penyidikan.

Identitas korban: Disebut sebagai ibu rumah tangga berusia 54 tahun, berdomisili di wilayah Jakarta Selatan; nama lengkap dan alamat persis dirahasiakan.

Identitas pemilik foto asli: Adalah anggota kepolisian berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) yang bertugas di salah satu satuan di Polda Metro Jaya; nama lengkap dan kesatuan kerjanya tidak diumumkan.

Kronologi

1. Awal hubungan: Sekitar Januari 2026, korban dihubungi akun tak dikenal di media sosial yang mengaku sebagai anggota polisi lajang, menaruh hati padanya, dan berniat serius menjalin hubungan asmara.

2. Pemanfaatan kepercayaan: Selama berbulan‑bulan penipu bercerita sedang bertugas di luar kota, mengalami kendala biaya operasional, biaya pengobatan keluarga, hingga biaya pengurusan pensiun. Korban perlahan mulai percaya dan mengirim uang secara bertahap.

3. Total kerugian: Hingga Juni 2026, korban telah mentransfer total Rp250 juta ke berbagai rekening yang ditunjuk penipu.

4. Kedok terbongkar: Secara tidak sengaja korban bertemu langsung dengan pemilik foto asli saat sedang berkunjung ke kantor kepolisian untuk urusan lain. Terkejut melihat wajah yang berbeda, korban bertanya dan menyadari bahwa ia telah tertipu habis‑habisan.

5. Laporan resmi: Korban segera melaporkan kejadian ini ke Unit Siber Polda Metro Jaya, dan kasus kini sedang diselidiki.

Fakta dan Kenyataan

Data Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mencatat sepanjang semester I 2026, kasus penipuan asmara (romance scam) meningkat 32% dibanding periode sama tahun lalu.

Sekitar 60% korban adalah wanita usia paruh baya hingga lansia, seringkali kesepian, dan penipu kerap memalsukan identitas sebagai anggota TNI/Polri, pejabat, atau pengusaha sukses untuk menaikkan kepercayaan.

Pencegahan

1. Verifikasi identitas: Jangan pernah percaya hanya pada foto atau percakapan teks. Minta melakukan panggilan video langsung, atau cari cara bertemu di tempat umum yang aman.
2. Tolak transfer uang: Tidak ada alasan sah bagi orang yang mengaku berniat serius kepada Anda untuk meminta bantuan uang.
3. Cek fakta: Jika mengaku pejabat atau aparat, konfirmasi ke kantor dinas terkait atau cek di situs resmi instansi.
4. Lapor segera: Jika sudah terlanjur kirim uang, catat seluruh bukti percakapan, nomor rekening, dan lapor ke polisi atau portal aduan siber aduankonten.id.
5. Edukasi lingkungan: Sering‑sering berbagi informasi ini kepada kerabat usia lanjut, karena mereka menjadi sasaran utama modus ini.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semburan Lumpur Pekat di Oro-oro Kesongo Blora Bergemuruh Mencapai 20 Meter

7 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (46): Desalines Dirangsek Hingga Mati, Christhope Bunuh Diri

7 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Rp124 Miliar Hak 302 Anggota Tidak Cair, KPRI Sejahtera Jombang Punya Catatan Transaksi Rp248 Miliar

7 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Ruang Rahasia Gedung Yayasan Pendidikan BGC: Berisi 995 Pucuk Senjata, Ganja dan VCD Porno

6 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Viral Unggahan Yurizal, Meninggal setelah 8 Jam di IGD tak Mendapat Kamar Rawat di RSD IA Moeis

6 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Tiga Kiriman Narkoba dari Malaysia Libatkan Pilot dan Kopilot, Nilai Rp 127 Miliar

6 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (45): Orang Mapan Eropa-Amerika Isap Darah Budak

5 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Rp124 Miliar Macet di KPRI Jombang, Bupati Warsubi Copot Hartono sebagai Kepada Bapperinda

5 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Ringkus Kopilot Malaysia Bawa Narkoba, Datul Husein Kagum Sekaligus Heran kepada BC dan BNN

5 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Trending di News