Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Sulaisi Abdurrazaq: Pantai Gersik Putih dan Badur Sumenep Juga Sudah Ada Sertipikat Hak Milik

badge-check


					Sulaisi Abdurrazaq, ketua  Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Jawa Timur untuk periode 2020-2025. Instagram@abdurrazaqsulaisi Perbesar

Sulaisi Abdurrazaq, ketua Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Jawa Timur untuk periode 2020-2025. Instagram@abdurrazaqsulaisi

Penulis: Syaifudin  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDNEWS.COM, MADURA – Semakin banyak bermunculan kasus laut bersitipikat di Indonesia, bukan cuma di Tangerang, Bekasi, dan Sidoarjo, ternyata juga terjadi  di pantai Gersik Putih, Kecamatan Gapura, Sumenep, laut  seluas 20 hektare yang sudah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama perorangan.

Lebih dalam lagi, ternyata di Sumenep bukan hanya terjadi di Gersik Putih  yang sudah bersertipikat, tetapi hal serupa juga terjadi antai pantai Badur, Kecamatan Batuputih,  sudah dijual ke pengusaha.

Demikian ungkap pratisi hukum Jawa Timur, Sulaisi Abdurrazaq kepada rilpolitik.com,  Jumat, 24 Januari 2025. Dia mengatakan, sepanjang pantai Badur diduga dimiliki perorangan dan sudah dijual ke asing.

Sulaisi mengungkapkan, tak hanya pantainya, tetapi Selat Madura pun juga diduga sudah dijual ke asing, “Jadi sepanjang pantai Badur itu juga dimiliki perorangan dan sudah dijual ke pengusaha asing,” kata dia menegaskan.

Selain pantainya, Selat Madura juga sudah dijual ke pengusaha asing, ” Selat Madura itu yang saya maksud tadi dengan laut Madura itu. Cuma kalau di peta itu kan tertulis Selat Madura,” sambungnya.

Ketua Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Jawa Timur itu telah mengantongi bukti fotocopy akta jual beli laut tersebut.

“Itu statusnya sudah ada akta jual beli dari seseorang yang dulu dia kades pada tahun 2015 menjual kepada pengusaha asing,” ungkapnya.

Bahkan, kata dia,  Badan Pertanahan Nasional (BPN) sudah melakukan pengukuran terhadap pantai dan selat yang dijual ke asing itu. Padahal, kata dia, BPN sudah tahu bahwa itu pantai atau laut.

“Itu sudah diukur oleh BPN setelah dijual kepada pengusaha asing. Padahal, BPN sudah tahu bahwa itu pantai dan Selat Madura,” ujarnya.

Sulaisi mengaku belum mengetahui status laut tersebut apakah sudah bersertifikat atau belum. Tetapi bahwa pantai Badur dan Selat Madura sudah dijual ke asing itu fakta.

“Yang ada di tangan saya itu hanya alat bukti akta jual beli foto copy dan kita tidak tahu apakah laut itu sudah terbit sertifikat atau belum,” tuturnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gresik Bangkitkan Kembali Jaga Ketertiban Dalam Masyarakat Melalui Aslinmas

27 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polres Gresik Resmi Gelar Operasi Patuh Semeru 2026

27 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (73): Meredup, Klan Melahirkan Sikap Sombong

27 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Barbarossa dan Gibran Ajukan Surat Mundur sebagai Staf Ahli Kemenhaj

27 Oktober 2026 - 05:06 WIB

Kalaksa BPBD Wiko Diaz: Glontorkan Air Bersih ke Kebon Dalem Bareng dan Jipurafah Plandaan

26 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Jembatan Rp3 Miliar Kudu-Ngusikan Rampung 70,9 Persen, Warsubi Permudah Lalu Lintas dan Ekonomi

26 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Pinsar Usulkan Zonasi Harga untuk Atasi Anomali Harga Telur Ayam

26 Oktober 2026 - 19:30 WIB

PKK Jombang Meraih 2 Penghargaan di Malang: Lomba Video dan Kader Pendamping ASI Eksklusif

26 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Operasi Modifikasi Cuaca Jelang Pancaroba di Jatim Akibat Kekeringan

26 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Trending di Nasional