Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Rusia Klaim Merontokkan 91 Drone Tembaki Rumah Kediaman Presiden Putin

badge-check


					Api membara di gedung-hedung wilaya Rusia, oleh Al-jazeera disebut sebagai serangan drone ke  sebuah apartemen 9 lantai di wilayah Rusia. Foto: Tangkap layar video Youtube@ Al -Jazeera Perbesar

Api membara di gedung-hedung wilaya Rusia, oleh Al-jazeera disebut sebagai serangan drone ke sebuah apartemen 9 lantai di wilayah Rusia. Foto: Tangkap layar video Youtube@ Al -Jazeera

Penulis: Jacobus E. Lato   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOSKOW– Rusia mengklaim Ukraina melancarkan serangan drone sebanyak 91 unit terhadap salah satu kediaman Presiden Vladimir Putin di wilayah Valdai, Novgorod, Minggu-Senin 28 hingga 29 Desember 2025.

Sistem pertahanan udara Rusia dilaporkan berhasil menghancurkan semua drone tersebut sebelum mencapai target, tanpa korban jiwa atau kerusakan signifikan.

Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menyatakan serangan ini terjadi di tengah perundingan damai dengan AS terkait konflik Ukraina.

Kremlin menyebut insiden ini sebagai “aksi teroris” yang mengganggu proses negosiasi, dan berjanji memperkeras posisi diplomasi serta mempersiapkan serangan balasan. Juru bicara Dmitry Peskov menolak mengonfirmasi keberadaan Putin saat itu demi alasan keamanan.

Presiden Volodymyr Zelenskyy dan Menteri Luar Negeri Andrii Sybiha membantah tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai rekayasa Rusia untuk menyabotase perdamaian. Prancis juga menyatakan tidak ada bukti kuat atas klaim Rusia.

Presiden Vladimir Putin belum memberikan pernyataan publik langsung terkait dugaan serangan drone ke kediamannya pada 29 Desember 2025, tetapi melalui juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, ia menyiratkan sikap tegas.

Ancaman Balasan

Rusia menyatakan serangan tersebut tidak akan dibiarkan tanpa respons militer, dengan Lavrov menekankan “tindakan sembrono seperti ini tidak akan dibiarkan tanpa balasan.” Peskov menambahkan bahwa militer Rusia tahu kapan dan bagaimana merespons.

Peskov mengonfirmasi konsekuensi diplomatik berupa memperkeras posisi Rusia dalam negosiasi damai dengan Ukraina dan AS, menyebut insiden ini sebagai upaya sabotase. Putin juga dilaporkan memperingatkan Presiden Trump melalui telepon bahwa insiden itu takkan dibiarkan tanpa balasan.

Pihak Rusia, termasuk Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dan juru bicara Kremlin, hanya menyampaikan narasi verbal melalui konferensi pers dan pernyataan, tanpa menunjukkan bukti visual seperti rekaman radar, puing drone, atau footage pertahanan udara.

Semua 91 drone diklaim dihancurkan sebelum mencapai target, sehingga tidak ada kerusakan fisik yang bisa difoto.

Video YouTube dan media sosial yang menampilkan drone mendekati atau meledak di atas bangunan mirip Kremlin sebenarnya rekaman lama dari insiden drone Ukraina sebelumnya (seperti serangan 2023) atau konten AI-generated, bukan dari kejadian 29 Desember. Tidak ada sumber kredibel seperti Reuters atau AP yang memverifikasi footage asli baru.

Kronologi Utama

  • Malam Minggu, 28 Desember 2025: Ukraina dilaporkan meluncurkan drone jarak jauh menuju kediaman Putin di Valdai, Novgorod.

  • Dini hari Senin, 29 Desember 2025: Semua 91 drone ditembak jatuh tanpa mencapai target atau menyebabkan korban jiwa.

  • Pagi 29 Desember 2025: Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov mengonfirmasi serangan dalam konferensi pers, menyebutnya aksi teroris yang mengganggu negosiasi damai. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Trending di News