Menu

Mode Gelap

Life Style

Program Persalinan Gratis di Lumajang Bisa Membuat Iri Warga Kabupaten Lain, No Ribet

badge-check


					Program persalinan gratis di Kab Lumajang Perbesar

Program persalinan gratis di Kab Lumajang

Penulis : Jayadi | Editor : Aditya Prayoga

KREDONEWS-LUMAJANG: Pasangan Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lumajang periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Jakarta. Salah satu janji politik mereka adalah memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga Lumajang yang memiliki KTP setempat.

Setelah menjalani retret di Akademi Militer Magelang, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah ini segera merealisasikan janjinya dengan meluncurkan program layanan kesehatan dan persalinan gratis. Program ini diluncurkan pada 3 Maret 2025 di Puskesmas Pasirian, didampingi Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma.

Program ini berbeda dengan program cek kesehatan gratis (CKG) pemerintah pusat yang hanya bisa diakses saat ulang tahun. Layanan kesehatan gratis di Lumajang dapat dimanfaatkan kapan saja, terutama bagi warga yang belum memiliki BPJS Kesehatan.

Berita Miris, Ngeri dan Apalah ini
Kapolres Ngada Diduga Terlibat Kekerasan Seksual di Bawah Umur, Jumlah Korban Versi Polda Berbeda

Berita Polemik Tak Berkesudahan
Presiden Prabowo Tegas Terkait Tugas Prajurit TNI di K/L, Setelah Ramai Polemik Letkol Teddy

“Semua warga Lumajang berhak mendapatkan layanan kesehatan terbaik. Bagi yang sudah memiliki BPJS Kesehatan, biayanya tetap ditanggung BPJS. Namun, bagi yang belum memiliki, maka pemerintah daerah yang akan menanggung biayanya,” kata Bunda Indah.

Program ini mencakup layanan rawat jalan gratis di seluruh Puskesmas di Lumajang. Untuk perawatan di rumah sakit, warga tetap diwajibkan menjadi peserta JKN. Ibu hamil dan persalinan bisa mendapatkan layanan gratis di Puskesmas maupun RSUD.

Pemkab Lumajang tetap mendorong warga untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan guna mencapai universal health coverage (UHC). Data BPJS Kesehatan Cabang Jember mencatat, 85,71% penduduk Lumajang sudah menjadi peserta JKN, namun masih ada 158.989 jiwa yang belum terdaftar.

Program ini dirancang untuk memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan akses kesehatan, sekaligus mengoptimalkan program jaminan kesehatan nasional. Dinkes P2KB Lumajang menyediakan layanan informasi melalui laman resmi dan nomor darurat PSC 119.

Masyarakat menyambut antusias program ini. Dalam tiga hari setelah peluncuran, 2.411 warga telah memanfaatkan layanan ini. Dengan program ini, Pemkab Lumajang berharap tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan dasar akibat kendala biaya.

“Kesehatan adalah hak semua orang, dan kami hadir untuk memastikan itu,” tutup Bunda Indah.

Berikut ini syarat persalinan gratis dikutip dari laman Lumajangkab,

RSUD dr. Haryoto kini melayani PERSALINAN GRATIS sebagai bagian dari program Pemerintah Kabupaten Lumajang. Pastikan Anda memenuhi syarat berikut:

– Memiliki rujukan dari Puskesmas
– KTP Lumajang
– BPJS atau SKTM yang ditandatangani Kepala Desa & Camat

Dapatkan layanan persalinan yang aman dan nyaman tanpa biaya! Jangan ragu untuk menghubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

– 0811-3330-5333.  ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sensasi Pedas: Mengapa Cabai Jadi Favorit Banyak Orang

31 Mei 2026 - 21:30 WIB

Pabrik Pengolahan Serbuk Kayu Terbakar di Mojowarno, Kerugian Mencapai Rp350 Juta

31 Mei 2026 - 21:13 WIB

Menguak Mitos Mata Berkedut Pertanda Buruk

31 Mei 2026 - 21:09 WIB

Indonesia Sedang Demam Veronika, Karya Verry Klau dari Malaka NTT

31 Mei 2026 - 20:38 WIB

Menelisik Akar Terorisne (10): Kaum Anabaptist dan Terror Millennium

31 Mei 2026 - 10:23 WIB

PBB Masukkan Israel Daftar Hitam, Kasus Kejahatan Seksual di Kawasan Konflik

30 Mei 2026 - 19:38 WIB

13 Tahun Berturut Turut Pemkab Jombang Raih Opini WTP Pemeriksaan Keuangan

30 Mei 2026 - 08:31 WIB

Irina Shayk Hanya Mengenakan Perhiasan Sebagai Atasan Tanpa Bra

29 Mei 2026 - 21:12 WIB

Sukseskan SE 2026, Pemkab Jombang Gembleng 1.217 Tenaga Sensus Selama 15 Hari

29 Mei 2026 - 19:50 WIB

Trending di News