Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Polres Nganjuk Bongkar Pusat Mutilasi 360 Motor Curian di Baron, Dijual Eceran Lewat Online

badge-check


					kapoltebas Surabaya Kombes Pol Ltfhie Sulistiyawan didamping Kapolres Nagnjuk AKBP AKBP Suria Miftah Irawan, sedang sidak lokasi bengkel mutilasi di desa Baron, Nganjuk. Foto: Instagram@lutfhie_daily Perbesar

kapoltebas Surabaya Kombes Pol Ltfhie Sulistiyawan didamping Kapolres Nagnjuk AKBP AKBP Suria Miftah Irawan, sedang sidak lokasi bengkel mutilasi di desa Baron, Nganjuk. Foto: Instagram@lutfhie_daily

Penulis: Sri Muryanto  |   Editor: priyo Suwarno
KREDONEWS,COM, SURABAYA– Aparat Kapolres Nganjuk, Jawa Timur,  berhasil membongkar gudang ‘Mutilils1’ motor curian di desa Baron. Sedikitnya 360 unit motor asal Surabaya, Sidoarjo, hingga Mojokerto diprotoli hanya dalam waktu 2 jam untuk dijual eceran di marketplace.
Temuan ini kemudian ditindaklanjuti oleh Kapoltabes Surabaya, Kombes POl Luthfie Sulistiawan, melakukan peninjauan ke desa Baron, Nganjuk, seperti diunggah dalam Instagram@lutfhi_daily, Kamis 12 Februari 2026.
Operasi ini melibatkan Kapolres Nganjuk dan organisasi, yang berhasil mengamankan ratusan unit sepeda motor dari berbagai daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto.

Motor-motor tersebut diduga dicuri dan diprotoli (dipotong-potong) hanya dalam waktu dua jam untuk dijual secara eceran melalui marketplace online.  Narasi langsung dari pelaku atau Saksi yang menyebutkan skala operasi mencapai 360 unit motor.

Kasus ini mirip dengan penggerebekan gudang penadah motor di Sidoarjo akhir Januari 2026, di mana polisi menyita 75 motor dan 4 mobil curian yang dijual tanpa surat lengkap via media sosial.

Di Nganjuk sendiri, Polres kerap menangani curanmor, termasuk penangkapan pelaku di Baron pada Agustus 2025.

Pengungkapan ini mengungkap jaringan penadahan terorganisir yang menargetcan penjualan murah secara online, berpotensi mengurangi kasus pencurian motor di Jawa Timur. Belum ada laporan tersangka Remi, tapi polisi kemungkinan masih mendalami distribusi dan pelaku utama.

Belum ada informasi resmi yang menyebutkan nama atau identitas tersangka spesifik dalam kasus penggerebekan gudang “Mut1l4s1” Motor di Baron, Nganjuk, berdasarkan laporan awal yang beredar di media sosial dan berita terkait.

Kasus ini tampaknya masih dalam tahap pengembangan oleh Polres Nganjuk, dengan fokus pada pengamanan ratusan curian motor yang diprotoli untuk dijual eceran di marketplace. Video viral menunjukkan proses penggerebekan, namun tidak ada penyebutan tersangka yang ditangkap secara eksplisit.

Kasus serupa di wilayah Jawa Timur, seperti penggerebekan gudang penadah di Sidoarjo (Januari 2026), berhasil menangkap 3 orang tersangka, namun tidak terkait langsung dengan Nganjuk. Polres Nganjuk sebelumnya aktif menangani curanmor di Baron, termasuk penangkapan pelaku pada tahun 2025, tanpa kaitan dengan gudang ini.

Kronologi penggerebekan gudang “Mut1l4s1” Motor di Baron, Nganjuk, berdasarkan informasi  [email protected]:

  • Tim Polres Nganjuk, dipimpin Kapolres, melakukan penyelidikan terkait laporan pencurian motor massal dari Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto.

  • Perlu diketahui bahwa unit motor (hingga 360 unit) mengalami diprotoli secara tiba-tiba dalam waktu singkat.

Proses Pengamanan Barang BuktiCurian motor-motor dibongkar dan dipotong-potong hanya dalam 2 jam per unit untuk dijual eceran via marketplace online dengan harga murah. Polisi menyita seluruh bagian motor yang sudah dimutilasi, mencegah penjualan lanjutan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Trending di News