Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

PO Sudiro Tergelincir di Tol Tembelang Jombang, Lima Orang Luka Serius 4 Luka Ringan

badge-check


					Penumpang PO Bus Sudiro masih berada di kabin, jetika bus tergelincir di jakur Til Tembelang, Kanis oagi sekitar pujul 05.30 wib, 21 Mei 2026. Foto: tangkap layar video instagram@kabar_jombang Perbesar

Penumpang PO Bus Sudiro masih berada di kabin, jetika bus tergelincir di jakur Til Tembelang, Kanis oagi sekitar pujul 05.30 wib, 21 Mei 2026. Foto: tangkap layar video instagram@kabar_jombang

Penulis: Arief H. Soesatyo |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONESW.COM, JOMBANG – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Tol Jombang–Mojokerto, tepatnya di wilayah Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, pada Kamis pagi, 21 Mei 2026.

Sebuah bus antarkota antarpulau milik Perusahaan Otobus (PO) Sudiro Tunggal Jaya dilaporkan terguling dan menempati jalur berlawanan, menyebabkan arus lalu lintas sempat terganggu dan macet.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 05.20 WIB, di titik Kilometer 686 + 700 Jalur A, Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang.

Bus dengan nomor polisi AE-7264-UP tersebut sedang melaju dari arah Magetan/Solo menuju Surabaya, namun tiba-tiba hilang kendali dan terperosok.

Berdasarkan keterangan AKP Sudirman, Kanit PJR Jatim III Warugunung, yang berada langsung di lokasi kejadian, kronologi kejadian bermula saat kendaraan melaju di jalur cepat.

“Setiba di KM 686+700 Jalur A Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, diduga sopir mengantuk, kendaraan oleng ke kanan, terperosok masuk parit median, menabrak pembatas beton dan pagar pengaman, hingga badan bus terbalik dan melintang sampai ke jalur berlawanan (Jalur B),” ungkap AKP Sudirman.

Akibat peristiwa tersebut, tercatat sebanyak 9 orang mengalami luka-luka, yang terdiri dari penumpang dan kru bus.

Rinciannya, 5 orang di antaranya mengalami luka cukup serius termasuk sang sopir, sedangkan 4 lainnya menderita luka ringan.

Seluruh korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa yang meninggal dunia.

Pihak kepolisian dalam kesimpulan sementara menyebutkan, kecelakaan ini diduga kuat dipicu oleh faktor manusia.

Kurangnya kewaspadaan pengemudi dan dugaan kuat sopir mengantuk menjadi penyebab utama, yang diperparah dengan kondisi jalan yang dikabarkan agak licin akibat turunnya kabut tipis pada pagi hari itu.

“Syukurnya tidak ada korban meninggal dunia. Penyebab utama sementara kami simpulkan karena pengemudi kurang waspada dan diduga mengantuk, ditambah jalan agak licin akibat kabut pagi,” tambah AKP Sudirman.

Sementara itu, Rizky Pratama, Kepala Operasional Astra Tol Jombang–Mojokerto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 05.25 WIB .

Langsung mengerahkan tim patroli, derek, serta tim keselamatan ke lokasi.

“Kami dapat laporan pukul 05.25 WIB, langsung kirim tim patroli, derek, dan tim keselamatan ke lokasi. Kondisi saat kejadian kabut cukup tebal dan jalan agak lembap. Bus terbalik sampai masuk jalur lawan, sempat macet total sekitar 1 jam,” jelas Rizky.

Posisi bus yang melintang menutupi kedua arah perjalanan sempat membuat arus lalu lintas lumpuh total. Tim gabungan kepolisian dan pengelola tol kemudian melakukan evakuasi secara bertahap.

Kondisi jalan baru sepenuhnya bersih dan lalu lintas lancar kembali normal sekitar pukul 07.30 WIB.

Pihak pengelola tol kembali mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan besar dan angkutan umum, untuk selalu memastikan kondisi prima sebelum berkendara.

Istirahat yang cukup, menjaga kecepatan, dan tetap waspada sangat diperlukan, terlebih pada pagi hari di mana kabut sering kali mengganggu jarak pandang pengemudi.

“Kami mengimbau pengemudi, terutama kendaraan besar/angkutan umum, agar istirahat cukup, jangan memaksakan diri kalau mengantuk, dan jaga kecepatan apalagi pagi hari saat kabut masih ada,” tegas Rizky Pratama mengakhiri keterangannya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pria Bersenjata Laras Panjang Merampok Toko Emas, Gondol Perhiasan Senilai Rp350 Juta

18 Juli 2026 - 22:36 WIB

Semangat Ikan Sepat Ikan Lele, Faturrohman: Makin Cepat Tidak Betele-tele untuk Musker Apindo Jombang

18 Juli 2026 - 15:34 WIB

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

Trending di News