Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Kadishub Jombang Sugianto: Jangan Berjualan di Trotoar, demi Kelancaran Lalu Lintas

badge-check


					Petugas Dinas Perhubungan rajin menertibkan para perjual, agar tidak menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan.  Selain untuk kebersihan, juga untuk keselamatan. Foto: kredonews.com/elok apriyanto Perbesar

Petugas Dinas Perhubungan rajin menertibkan para perjual, agar tidak menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan. Selain untuk kebersihan, juga untuk keselamatan. Foto: kredonews.com/elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar operasi gabungan penertiban parkir di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) guna menekan potensi kemacetan dan mengembalikan fungsi ruang publik.

Operasi penertiban parkir tersebut menyasar jalur-jalur protokol pusat kota Jombang, di antaranya Jalan Gus Dur, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan KH Wahid Hasyim, yang selama ini rawan kepadatan akibat parkir tidak tertib.

Selain menata parkir kendaraan, tim gabungan Dishub Jombang juga melakukan pendataan pedagang kaki lima (PKL) yang beraktivitas di kawasan KTL. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyempitan ruas jalan akibat penggunaan trotoar dan badan jalan sebagai area berjualan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Sugianto, menegaskan bahwa operasi ini tidak semata-mata penegakan aturan, melainkan juga bagian dari upaya edukasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

“Kami hadir untuk mengajak warga kembali pada esensi ruang publik yang aman dan nyaman. Parkir yang tertib merupakan kontribusi nyata masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama. Begitu pula PKL, kami imbau tidak menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan,” ujar Sugianto, Jum’at (30/1/2026).

Menurutnya, pendataan PKL di kawasan KTL Jombang akan dilakukan secara berkala agar pertumbuhan aktivitas perdagangan tidak berdampak pada penyempitan jalan maupun menurunnya kenyamanan kawasan perkotaan.

Pemerintah Kabupaten Jombang berharap, melalui penertiban parkir dan penataan PKL, ruang pejalan kaki dapat kembali difungsikan secara optimal serta arus lalu lintas di pusat kota Jombang tetap lancar.

Ia menekankan bahwa keberhasilan penataan kawasan tertib lalu lintas tidak hanya bergantung pada tindakan petugas, tetapi juga kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban bersama.

“Ketertiban bukan karena takut pada petugas, melainkan bentuk kepedulian dan cinta kita terhadap Jombang agar tetap menjadi kota yang nyaman bagi semua,” pungkas Sugianto. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Seorang Warga China Ikrar Mualaf Dipimpin Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik

5 Juli 2026 - 11:20 WIB

Tarsipan dan Sinto Rela Menyemir Hitam Tubuhnya untuk Meriahkan Sedekah Desa Plumbon Gambang

5 Juli 2026 - 11:00 WIB

Tersangka Dana Hibah Pemprov Jatim Rp2,1 Triliun, Anwar Sadad Masih Duduk Tenang di Kursi DPR RI

4 Juli 2026 - 21:27 WIB

Menelisik Akar Terorisme (31): Masyarakat Nasionalis Dibentuk Seperti Militer

4 Juli 2026 - 20:24 WIB

Pegadaian Besuki Salurkan Bantuan Bencana Banjir untuk SDN 1 Kalianget Situbondo

4 Juli 2026 - 19:25 WIB

Pitono Nugroho Nakhodai ICMI Jatim 2026–2031: Usung Tujuh Modal

4 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anak Krakatau Meletus Semburkan Awan Panas 400 M, Hindari Jarak Radius 2 Kilometer

4 Juli 2026 - 13:41 WIB

Akun Gaya Hidup Pejabat: Instagram@cabinetcouture_idn Diblokir atas Permintaan Komdigi

4 Juli 2026 - 12:51 WIB

Saksi Fakta Dosen Non-ASN di MK, Dr Cenuk Lulusan Australia Dapat Gaji Total Rp4 Juta/ Bulan

4 Juli 2026 - 10:47 WIB

Trending di News