Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Mimbar Rakyat

Parameter Kualitas BBM Bukan Hanya RON, Kerugian Konsumen Bisa Jauh Lebih Besar

badge-check


					Parameter Kualitas BBM Bukan Hanya RON, Kerugian Konsumen Bisa Jauh Lebih Besar Perbesar

Penulis : Jayadi | Editor : Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM-JAKARTA:Belakangan ini muncul dugaan bahwa Pertamina menjual BBM dengan kualitas di bawah standar. Konsumen merasa dirugikan karena membeli bahan bakar dengan harga RON 92 (Pertamax), tetapi kualitasnya ternyata hanya setara RON 90 (Pertalite) atau bahkan lebih rendah.

“Yang kami temukan adalah fakta hukum. Fakta hukum bahwa PPN melakukan pembayaran terhadap RON 92 Berdasarkan price list. Sementara Barang yang masuk atau minyak yang masuk itu adalah RON 88 atau RON 90,” kata Harli di kantor Kejagung, Jumat (28/2/2025).

Namun, persoalan kerugian konsumen sebenarnya bisa jauh lebih besar, sebab kualitas BBM tidak sekadar dinilai dari RON. Kualitas BBM juga ditentukan oleh faktor lain seperti kadar sulfur, kandungan olefin, aromatik, hingga stabilitas oksidasi.

Baca Juga
Peran PT OTM dalam Kasus Korupsi Pertamina dengan Kerugian Rp1000 T, Update: Sita 95 Bendel

Kualitas bahan bakar ditentukan oleh beberapa parameter utama, yang memastikan kinerja, efisiensi, dan kepatuhan lingkungan. Parameter tersebut adalah sebagai berikut:

1. Research Octane Number (RON) dan Motor Octane Number (MON): Mengukur ketahanan terhadap ketukan dalam berbagai kondisi

2. Kepadatan: Mempengaruhi kandungan energi dan efisiensi pembakaran

3. Kandungan deterjen: untuk membersihkan saluran dan ruang bakar

4. Kandungan Sulfur: Dibatasi untuk mengurangi emisi, biasanya di bawah 10 ppm di banyak wilayah

5. Kandungan Aromatik dan Benzena: Dibatasi untuk meminimalkan emisi beracun dan meningkatkan pembakaran

6. Tekanan Uap: Memastikan volatilitas yang tepat untuk kinerja musiman

7. Karakteristik Distilasi: Meliputi suhu T10, T50, T90 untuk kontrol penguapan.

8. Kadungan Oksigen: Dikendalikan untuk mengoptimalkan pembakaran dan mengurangi emisi

9. Kandungan Timbal dan Logam: Dibatasi untuk mencegah kerusakan mesin dan polusi

10. Stabilitas Oksidasi: Mencegah degradasi bahan bakar seiring waktu

Jadi jika hanya RON 90 yang dioplos dinaikkan menjadi RON 92, sementara parameter yang lain tidak dijaga, maka mutu BBM bisa jadi lebih buruk dari yang kita bayangkan

Jika BBM yang dijual tidak sesuai standar, dampaknya bisa serius: kerusakan pada motor atau minimal efisiensi mesin menurun, dan kerusakan lingkungan karena emisi gas buang meningkat, dikutip dari Fuellogic.

Konsumen berhak mendapatkan transparansi penuh mengenai kualitas BBM yang mereka beli. Jika dugaan ini benar, maka tindakan tegas harus diambil untuk memastikan standar bahan bakar tetap terjaga.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

103 Siswa Keracunan Usai Konsumsi Makanan MBG di Rejotangan Tulungagung

1 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Wamen Dahnil Ansar: Kartel Haji Itu Fakta, Pelakunya Ada Ustad dan Pemuka Agama

1 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Bus Gunung Harta Ludes Terbakar di Tol Nganjuk, Sopir dan 30 Penumpang Selamat!

1 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Jensen Huang Merevolusi Komputasi dari SaaS Jadi GaaS: Operasi Meningkat 500 Kali Lipat

1 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Viral Dilarang Melintas di Depan Kantor Kapolda Jatim, Hesty: Apa Ada Ranjau atau Intan Disana?

1 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Marak Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Polres Jombang Ungkap 80 Kasus

1 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Nobel untuk Shinya Yamanaka: ER-100 Meremajakan Manusia dari DNA

1 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Kamu Tanya 10-50 Pertanyaan, AI Butuh Minum Segelas Air 500 Ml

31 Juli 2026 - 18:20 WIB

Kata ESDM Soal Penyesuaian Harga Dex Series hingga Pertamax Besok

31 Juli 2026 - 17:24 WIB

Trending di News