Menu

Mode Gelap

Headline

Musdesus Pangan di 15 Desa Wilayah Tembelang Jombang, Siapkan 20 % ADD untuk Pertanian

badge-check


					Sebanyak 15 desa di wilayah kecamatan Tembelang, kabupaten Jonbang, melaksanakan musyawarah desa khusus (Musdesus) Pangan, berlangsung di masing-masing balai desa 9-17 Juli 2025. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Sebanyak 15 desa di wilayah kecamatan Tembelang, kabupaten Jonbang, melaksanakan musyawarah desa khusus (Musdesus) Pangan, berlangsung di masing-masing balai desa 9-17 Juli 2025. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno15 Desa

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Sebanyak 15 desa di kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang,  melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Ketahanan Pangan Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung secara serentak tanggal 9 Juli – 17 Juli 2025, di masing-masing balai desa setempat.

Musdesus ini menjadi agenda penting dalam rangka pelaksanaan program Ketahanan Pangan 20% dari Dana Desa, yang diarahkan untuk penyertaan modal ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Melalui kebijakan ini, pemerintah desa diharapkan dapat memperkuat peran BUMDes dalam mendukung ketahanan pangan, baik melalui sektor pertanian, peternakan, perikanan, maupun pengolahan hasil pangan lokal.

Selama proses musyawarah, masing-masing desa melibatkan unsur pemerintahan desa, BPD, tokoh masyarakat, serta unsur kelembagaan desa lainnya untuk membahas rencana pemanfaatan dana ketahanan pangan secara transparan dan partisipatif.

Sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan, tim dari Kecamatan Tembelang bertindak sebagai monitoring terhadap pelaksanaan Musdesus di seluruh desa. Monitoring ini memastikan bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi dan prinsip akuntabilitas.

Musdesus diadakan secara bergantian di masing-masing balai desa, mengikutsertakan kepala desa, perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, kelompok wanita tani (KWT), serta Babinsa sebagai pendamping. Fokus utama pembahasan adalah:

  • Perencanaan alokasi dana desa untuk program pangan tahun berjalan.
  • Identifikasi masalah dan potensi pangan lokal di tiap desa.
  • Penyusunan program kerja ketahanan pangan sesuai potensi wilayah.
  • Perumusan langkah konkret pengembangan dan pengawasan pangan sehat berbasis sumber daya lokal.

Contoh program ketahanan pangan desa Pulorejo:  Infrastruktur saluran irigasi dusun Cumpleng, didanai Dana Desa, penting untuk produktivitas lahan sawah dan pengendalian banjir.

Di desa Sentul berupa optimalisasi pekarangan pangan lestari: pelibatan ibu-ibu PKK untuk edukasi bercocok tanam di lahan sempit, produksi pupuk organik, serta olahan pangan sehat untuk balita dan keluarga. Serta pelatihan dan praktik dilakukan untuk meningkatkan ekonomi keluarga berbasis produk pangan lokal.

Desa Mojokrapak, menggeber  peningkatan infrastruktur jalan tani dan irigasi, pembinaan kelompok tani melalui Musdesus, dan penghargaan nasional di bidang ketahanan pangan. Desa ini juga aktif memanfaatkan lahan pekarangan untuk pangan keluarga dan memperoleh penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara. **

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mafia Izin Pertambangan, Kejati Meringkus Tiga Pejabat Utama ESDM Pemprov Jatim

17 April 2026 - 23:23 WIB

24 Jam Operasi SAR Evakuasi 8 Jenazah, Korban Helikopter Jatuh di Hutan Tapang Tingan Sekadau

17 April 2026 - 22:42 WIB

Bahlil Kode Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi dalam Waktu Dekat

17 April 2026 - 20:20 WIB

KEK Industri Halal Sidoarjo Siap Tarik Investasi Global, Incar Rp 97,8 Triliun

17 April 2026 - 20:02 WIB

Jaga Stabilitas dan Ketertiban, FPII Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 18:38 WIB

Kejati Sita Uang Rp2,3 Miliar Terkait Dugaan Pungutan Liar Dinas ESDM Jatim

17 April 2026 - 17:15 WIB

Membawa Materi Koreksi Rezim, Aktivis GMNI Jombang Unjuk Rasa dan Berdialog dengan Dewan

17 April 2026 - 15:53 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 8): Kejahatan di Jalur Emas

17 April 2026 - 15:31 WIB

Dua Tim KPK Turun ke Pemkab Jombang, Bicara Gratifikasi dan LHKPN

17 April 2026 - 14:48 WIB

Trending di News