Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Muhaimin Iskandar: Kita Masih Kuat, Ngapain! Minta Bantuan dari Negara Asing

badge-check


					Menjawab pertanyaan wartawan, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhamin Iskandar dengan nada penuh kemampuan bahwa RI masih kuat, belum perlu meminta bantuan mengatasi bencana banjir bandang kepada negara asing, Foto: Instagram@inilah_com Perbesar

Menjawab pertanyaan wartawan, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhamin Iskandar dengan nada penuh kemampuan bahwa RI masih kuat, belum perlu meminta bantuan mengatasi bencana banjir bandang kepada negara asing, Foto: Instagram@inilah_com

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani    |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa pemerintah Indonesia masih mampu menangani bencana banjir dan longsor di Sumatera secara mandiri tanpa bantuan asing.​

Muhaimin Iskandar menegaskan, “Selagi kita masih kuat ngapain? Kita masih kuat kok,” saat berbicara di Jakarta pada 8 Desember 2025. Pernyataan itu disampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan: mengapa Pemerintah tidak membukan bantuan dari negara asing?

Ia menyoroti upaya maksimal pemerintah dan relawan di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat, termasuk percepatan evakuasi dan distribusi bantuan. Ruang untuk bantuan luar negeri baru dibuka jika kapasitas nasional terasa kewalahan.​

Menteri Luar Negeri Sugiono juga menegaskan kemampuan mandiri Indonesia, sambil mengucapkan terima kasih atas tawaran bantuan dari negara mitra yang menunjukkan kepedulian.

Presiden Prabowo Subianto memantau langsung situasi lapangan melalui arahan ke pimpinan institusi terkait, didukung TNI, Polri, Basarnas, dan lembaga lain. Penanganan awal difokuskan pada tenaga terlatih karena banyak titik terisolasi akibat akses jalan terputus.​

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan Presiden Prabowo Subianto terus memantau perkembangan di lapangan dan memberikan arahan langsung kepada para pimpinan institusi terkait.

Menurut dia, koordinasi antarinstansi berjalan intensif karena Presiden secara aktif mendengarkan laporan dari kementerian, lembaga, hingga TNI–Polri, sekaligus memberikan solusi untuk langkah penanganan berikutnya

Di singgung mengenai adanya keterlambatan evakuasi dan bantuan, Gus Ipul menjelaskan bahwa medan di beberapa daerah memang sulit dijangkau sehingga membutuhkan waktu dan tahapan khusus dalam membuka akses.

“Untuk membuka akses itu memang harus melalui beberapa tahap, tidak bisa langsung. Titiknya banyak, bahkan ada yang terisolasi karena akses jalan utamanya terputus dari semua sisi,” kata dia.

Karena kondisi tersebut, kata dia, penanganan tahap awal harus dilakukan oleh tenaga terlatih dan berpengalaman.

“Tidak bisa orang-orang seperti kita langsung turun tangan. Kita perlu alat berat dan keterampilan-keterampilan tertentu untuk membuka akses itu,” kata Gus Ipul.

Ia menyebut prajurit TNI dan Polri, Basarnas, Kementerian Pekerjaan Umum, PLN, dan lembaga lainnya tengah bekerja keras di lapangan. Selain itu, banyak pihak non-pemerintah turut memberikan dukungan.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyampaikan bahwa Indonesia masih dapat melakukan penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera secara mandiri, sehingga bantuan dari negara-negara sahabat masih belum diperlukan saat ini.

Meski demikian, Menlu tetap mengucapkan terima kasih atas tawaran bantuan dari negara-negara mitra. Ia menyebut tawaran tersebut mencerminkan kepedulian mereka terhadap situasi di Indonesia.

“Kami sedang menyelesaikan semua yang dibutuhkan, tapi memang ada beberapa yang menawarkan. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepeduliannya, tapi kami yakin kami masih bisa mengatasinya,” kata Sugiono. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Penutupan Jombang Fest, Bupati Warsubi Bagikan Penghargaan Juara dan Santunan untuk Yatim Piatu

16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Bupati Warsubi dan Danrem 082 Tinjau Operasi 8 Gerai KDKMP di Mojoagung dan Mojowarno

16 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Tibatiba Angin Berbalik Arah, Empat Relawan Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan Bromo

16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

OTT ke 23 KPK Ringkus Bupati Klaten, Wajar Ismoyo: Warga Masyarakat Saya Mohon Maaf

16 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Trending di Nasional