Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Misi Dagang Jawa Timur-Kalimantan Tengah Mencatat Transaksi Rp2 Triliun Lebih

badge-check


					Misi dagang Jatim-Kalteng Perbesar

Misi dagang Jatim-Kalteng

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur (Jatim) memimpin Misi Dagang dan Investasi Provinsi Jatim ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah dan berhasil membukukan komitmen transaksi final hingga Rp2 triliun lebih.

Dalam kesempatan itu, Khofifah menyebut bahwa Misi Dagang dan Investasi merupakan upaya untuk mempertemukan potensi dan kebutuhan antarwilayah.

Sekaligus untuk memperkuat konektivitas perdagangan domestik dan mendorong integrasi pasar dalam negeri.

“Terlihat bahwa kebutuhan kedua daerah ini saling melengkapi dan membuka peluang kerja sama yang luas. Alhamdulillah transaksi misi dagang di Kalimantan Tengah ini menembus Rp2,082 triliun lebih,” ujar Khofifah, Jumat (24/4/2026).

Khofifah mengatakan, nilai transaksi dalam misi dagang kali ini terdiri atas penjualan dari Jatim sebesar Rp1,8 triliun, pembelian Rp193 miliar lebih serta komitmen investasi sebesar Rp90 miliar.

Berbagai komoditas unggulan Jatim yang turut diperdagangkan mulai dari Telur Ayam, Daging Unggas, Pakan Udang. Kemudian Biji Kopi Robusta, Pupuk Organik Cair, Bawang Merah, Kain Batik dan Fashion Batik, Ayam Boiler, Telur Ayam Negeri, Cumi Crispy, hingga Olahan Bawang Merah.

Sementara itu, dalam skema pembelian, Jatim memperoleh komoditas strategis dari Kalimantan Tengah seperti udang vaname, kayu bulat, dan rotan.

Pada sektor investasi, kerja sama diarahkan pada Pabrik Gula Merah Tebu dan Bahan Baku, Kerjasama Pertambangan, dan Pembukaan Budidaya Ikan Patin Sungai.

Menurut Khofifah, pola perdagangan dua arah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat rantai pasok dalam negeri sekaligus mengoptimalkan distribusi logistik antarwilayah.

Sementara itu, Agustiar Sabran Gubernur Kalimantan Tengah mengatakan bahwa Misi Dagang ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antar daerah sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas.

“Ini kami pandang sebagai pintu gerbang bersama yang lebih luas, tidak hanya aspek perdagangan, tapi juga Investasi, hilirisasi industri dan penguatan rantai pasok antar daerah,” tandasnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Trending di Nasional