Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Mengaku tak Melarikan Diri, Bashar Asaad Tetap Melanjutkan Perjuangan Lawan Pemberontak

badge-check


					Bashar Al-asaad memberi penjelasan kepad pers saat berada di Latakia, bagian dari wilayah Rusia. instagram@bashar_al-asaad Perbesar

Bashar Al-asaad memberi penjelasan kepad pers saat berada di Latakia, bagian dari wilayah Rusia. instagram@bashar_al-asaad

Ditulis: Jacobus E Lato

KREDONEWS.COM, LATAKIA – Mantan Presiden Suriah, Bashar al-Assad, memberikan pernyataan publik pertamanya sejak melarikan diri ke Rusia pada 8 Desember 2024.

Dalam pernyataan yang dirilis pada 16 Desember 2024, melalui saluran Telegram kepresidenan Suriah, al-Assad menjelaskan bahwa kepergiannya tidak direncanakan dan terjadi dalam situasi kacau ketika kelompok militan Hayat Tahrir al-Sham (HTS) menguasai Damaskus.

Dia menegaskan bahwa dirinya tetap berada di Damaskus hingga dini hari 8 Desember, menjalankan tugasnya. Ia menyebut bahwa saat kelompok militan memasuki ibu kota, ia berkoordinasi dengan pihak Rusia untuk pindah ke Pangkalan Udara Hmeimim di Latakia untuk mengawasi operasi militer.

Setelah tiba di Hmeimim, al-Assad menyadari bahwa posisi militer Suriah telah runtuh dan situasi semakin memburuk. Ia menyatakan bahwa Moskow kemudian mengatur evakuasi cepat ke Rusia pada malam yang sama.

Al-Assad membantah semua anggapan bahwa ia melarikan diri atau mencari suaka, menegaskan bahwa ia tidak pernah mempertimbangkan untuk mundur dari jabatannya dan berkomitmen untuk terus berjuang

Al-Assad menggambarkan kondisi Suriah saat ini sebagai dikuasai oleh teroris dan menyatakan bahwa kemampuan untuk memberikan kontribusi yang berarti telah hilang, sehingga posisinya sebagai presiden menjadi “tidak bermakna” lagi.

Ia juga menekankan bahwa selama konflik berlangsung, ia tetap bersama rakyatnya meskipun menghadapi banyak ancaman.

Pernyataan ini muncul setelah HTS berhasil merebut Damaskus dan mengklaim akhir dari rezim al-Assad, yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade.
Dimana Istri dan Tiga Anaknya?

Istri Bashar al-Assad, Asma al-Assad, dan ketiga anak mereka saat ini berada di Moskow, Rusia, setelah melarikan diri dari Suriah. Mereka tiba di Rusia sebelum kelompok pemberontak Hayat Tahrir al-Sham (HTS) menguasai Damaskus pada 8 Desember 2024

Asma al-Assad, sebagai mantan ibu negara, lahir di London dan memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, termasuk gelar di bidang ilmu komputer dan sastra Prancis. Ia sebelumnya bekerja di sektor keuangan sebelum menikah dengan Bashar al-Assad pada tahun 2000
Sejak awal konflik Suriah, reputasinya telah terpengaruh oleh dukungannya terhadap suaminya dalam menanggapi protes anti-pemerintah.
Keluarga Assad memiliki tiga anak, yang juga ikut melarikan diri bersama mereka ke Rusia. Namun, tidak ada informasi spesifik mengenai aktivitas atau kondisi mereka setelah tiba di Moskow.
Setelah melarikan diri, Asma dan anak-anaknya menghadapi tantangan baru, termasuk kehilangan status kewarganegaraan Inggris, yang mungkin akan dicabut karena sanksi yang dikenakan terhadap mereka Keberadaan mereka di Rusia menunjukkan bahwa mereka mencari perlindungan setelah rezim Bashar al-Assad mengalami keruntuhan. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Piala Dunia 202: Inilah Rundown Pembukaan serta 12 Grup yang Akan Berlaga

10 Juni 2026 - 19:43 WIB

Prihatin Ibu Hamil Meninggal, Prabowo akan Bangun 400 RS Pemerintah dan 10.000 Puskesmas

10 Juni 2026 - 17:47 WIB

Gema BISA Edukasi Makan Bergizi dari 4 Sehat 5 Sempurna Jadi B2SA

10 Juni 2026 - 17:01 WIB

Terkumpul Rp 1,4 Miliar, Terbongkar Praktek Ilegal Uang Dam dan Badal Haji

10 Juni 2026 - 15:50 WIB

Pertamax dan Pertamax Green Resmi Naik, Cek Harga Terbarunya

10 Juni 2026 - 15:20 WIB

Ketua PERABA Jatim Sutoyo: Permendag Mematikan Usaha Perajin Emas dan Perak

10 Juni 2026 - 13:21 WIB

Pasang Kamera di Kamar Mandi Masjid, Pria Gedek Mojokerto Dituntut 4 Tahun Penjara Denda Rp500 Juta

9 Juni 2026 - 20:38 WIB

PT Pegadaian Dinobatkan sebagai Best Company to Work For in Asia untuk Kedelapan Kalinya

9 Juni 2026 - 20:01 WIB

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Headline