Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Makan Daging Kambing Tidak Menyebabkan Hipertensi

badge-check


					Daging kambing tak ada hubungan dengan hipertensi Perbesar

Daging kambing tak ada hubungan dengan hipertensi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Menjelang Idul Adha, konsumsi daging kambing meningkat di tengah masyarakat. Namun, banyak orang masih khawatir daging kambing bisa menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi).

Namun, anggapan mengonsumsi daging kambing bisa menyebabkan tekanan darah tinggi hanyalah rumor. Belum ada bukti ilmiah bahwa daging kambing menyebabkan tekanan darah tinggi.

Demikian diungkapkan, dr. Haekal Anshari, M.Biomed (AAM), dalam unggahan YouTube Kata Dokter. Menurutnya, efek panas saat makan daging kambing sebenarnya adalah efek termogenik dari metabolisme tubuh.

Efek panas itu bukan karena daging kambing berbahaya. Tapi karena tubuh bekerja mencerna protein dalam jumlah cukup besar.

Dijelaskan, jumlah kalori dan lemak daging kambing justru lebih rendah dari daging sapi dan ayam. Dalam satu porsi 85 gram, daging kambing mengandung 122 kalori.

Sebagai perbandingan, daging sapi mengandung 179 kalori, dan ayam 162 kalori. Untuk lemak, daging kambing hanya mengandung 2,6 gram.

“Sementara, daging sapi mengandung 7,9 gram lemak, dan ayam 6,2 gram. Kandungan nutrisi lain seperti zat besi dan zinc juga membuat daging kambing bermanfaat untuk menjaga kebugaran,” katanya ditulis, Minggu (1/6/2025).

Menurut!6- yang justru bisa memicu tekanan darah tinggi adalah cara memasaknya. Jika memakai bumbu tinggi garam, digoreng, atau dimasak dengan santan, risikonya meningkat.

“Pengolahan semacam itu juga bisa menaikkan kadar kolesterol tubuh. Jadi, bukan daging kambingnya yang salah, tapi cara memasaknya yang perlu dikontrol,” ujarnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Shakira Tampil Memesona di Miami, Penampilannya Jadi Perbincangan

12 Juli 2026 - 19:34 WIB

Demi Kung Fu Soccer, Dilraba Dilmurat Naik 9 Kg dan Bentuk Tubuh Atletis

9 Juli 2026 - 18:57 WIB

Wisata Jeep Merapi, Menikmati Alam dan Kisah di Balik Erupsi

8 Juli 2026 - 19:42 WIB

Waspada, Katarak Bisa Menyerang Usia Muda

8 Juli 2026 - 19:18 WIB

Fans Brasil Viral, Menarik Perhatian dengan Penampilan Bikini

7 Juli 2026 - 19:08 WIB

Rajin ke Gunung Kawi Pengusaha Ini Jadi Miliarder

6 Juli 2026 - 18:39 WIB

Ini Dia Pacar Striker Swedia yang Menawan

3 Juli 2026 - 20:03 WIB

Konsumsi Gula Tinggi Hantui Kesehatan Generasi Muda, Efek Menjamurnya Cafe di Jatim

3 Juli 2026 - 19:43 WIB

Partisipasi Skrining Kanker Rendah, Jangan Tunggu Gejala Muncul

2 Juli 2026 - 19:40 WIB

Trending di Life Style