Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Lahan 5.5 Ha KAI Dikuasai Hercules Lebih 40 Tahun, Menteri Ara: Diambilalih untuk Bangun Rumah Rakyat!

badge-check


					Menteri PKP Maruarar Siraih tegaskan penguasaan lahan 5.5 ha milik KAI oleh Hrecules ilegal, negatra mau ambil untuk keperluan membangunan perumahan rakyat. Foto: rm.id Perbesar

Menteri PKP Maruarar Siraih tegaskan penguasaan lahan 5.5 ha milik KAI oleh Hrecules ilegal, negatra mau ambil untuk keperluan membangunan perumahan rakyat. Foto: rm.id

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, melakukan peninjauan langsung ke lahan milik PT KAI di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu, 5 April 2026.

Ia bertemu dengan Rosario de Marshal alias Hercules, yang telah menguasai lahan seluas sekitar 5,5 hektare tersebut selama puluhan tahun meskipun kepemilikan secara hukum tetap berada di PT KAI.

Ara menegaskan komitmen pemerintah untuk mengambil alih lahan tersebut demi program 3 juta rumah bagi rakyat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Hercules menyatakan siap menyerahkan lahan jika terbukti milik negara, menyebut statusnya sebagai Hak Pengelolaan Lahan (HPL) bukan kepemilikan penuh.

Pengambilalihan

Pemerintah mengidentifikasi tiga lokasi lahan KAI di Tanah Abang yang dikuasai pihak ketiga, dengan proses penertiban melibatkan PT KAI, Badan Pengelola Investasi BUMN, dan kementerian terkait.

Langkah ini bagian dari upaya memanfaatkan aset negara secara maksimal untuk kepentingan publik, sambil mematuhi aturan tata ruang dan cagar budaya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara menegaskan bahwa lahan milik PT KAI di Tanah Abang merupakan aset negara yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap dan harus segera diambil alih untuk kepentingan rakyat.

Ara menyatakan, “Negara tidak boleh kalah terhadap siapa pun, apalagi ini digunakan untuk kepentingan rakyat Indonesia,” menekankan komitmen pemerintah memanfaatkan lahan tersebut untuk program 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia menyebut ada tiga lokasi lahan di Tanah Abang yang dikuasai pihak ketiga, yang akan ditinjau dan dimanfaatkan secara maksimal sambil mematuhi aturan hukum dan tata ruang.

Hercules telah menguasai lahan seluas 5,5 hektare milik PT KAI di Tanah Abang sejak sekitar tahun 1980-an, atau lebih dari 40 tahun berdasarkan catatan historis aktivitasnya di kawasan tersebut.

Ia mulai aktif di Tanah Abang setelah pindah dari Timor Timur untuk berobat, kemudian membangun pengaruh melalui ormasnya yang mengelola lahan dengan status Hak Pengelolaan Lahan (HPL).

Penguasaan ini tidak mengubah status kepemilikan negara atas lahan KAI, meskipun telah berlangsung puluhan tahun dan pernah menimbulkan sengketa sebelumnya.

Respon Hercule

Rosario de Marshal alias Hercules menyatakan dukungan penuh terhadap pengambilalihan lahan seluas 5,5 hektare milik PT KAI di Tanah Abang oleh pemerintah.

Ia menegaskan, “Hak Pengelolaan Lahan (HPL) itu untuk mengelola, bukan untuk memiliki. Kalau ini milik negara, hari ini saya serahkan.”

Hercules menunjukkan kesiapan menyerahkan lahan tersebut untuk program perumahan rakyat, selama terbukti secara hukum sebagai aset negara, tanpa keberatan dari pihaknya atau ormas yang dikelolanya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Membuka dan Menutup Muktamar ke 35, Presiden Prabowo Terima KTA NU dari KH Miftachul Akhyar

31 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Tidak Ada Saksi, Posko DPP GRIB Milik Hercules Tibatiba Terbakar!

31 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

31 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Halim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Trending di News