Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Komisi Informasi Sebut Jokowi Tidak Perlu Membuktikan Keaslian Ijazah, Kog Bisa?

badge-check


					Komisi Informasi Sebut Jokowi Tidak Perlu Membuktikan Keaslian Ijazah, Kog Bisa? Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, PADANG– Anggota Komisi Informasi (KI) Pusat, Rospita Vici Paulyn, menyatakan bahwa mantan Presiden RI Joko Widodo tidak diwajibkan membuktikan keaslian ijazahnya secara pribadi. “Dalam hal ini, Pak Jokowi adalah perorangan, bukan badan publik. Maka, dia tidak memiliki kewajiban untuk membuktikan kepada publik apakah ijazahnya asli atau tidak,” ujarnya di Padang, Senin, 19 Mei 2025.

Rospita menjelaskan bahwa informasi publik adalah data yang dikeluarkan oleh badan publik, sementara dalam kasus dugaan ijazah palsu, Jokowi berstatus sebagai individu, bukan badan publik.
Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya meminta klarifikasi langsung kepada Universitas Gadjah Mada (UGM), yang menerbitkan ijazah tersebut. UGM sendiri telah menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli, namun perlu pembuktian lebih lanjut.

Ditulis Antara, Jika UGM tidak memberikan informasi dengan alasan rahasia atau lainnya, masyarakat dapat melaporkan hal ini ke Komisi Informasi sebagai mediator penyelesaian sengketa. Karena Jokowi pernah menjabat sebagai Wali Kota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden, pembuktian keaslian ijazah bukan termasuk informasi yang dikecualikan dari keterbukaan publik.

Rospita menegaskan bahwa polemik ini akan terus berlanjut sampai badan publik yang berwenang, yaitu UGM, dapat membuktikan secara jelas keaslian ijazah tersebut.

Selain itu, keraguan publik muncul karena adanya tuduhan penggunaan font dalam ijazah yang dianggap tidak sesuai dengan era saat Jokowi kuliah, sehingga masyarakat dan pihak-pihak tertentu menuntut bukti keaslian dari UGM secara transparan, dikutip YouTube @Kompastv.

Gugatan hukum juga telah diajukan terhadap rektor dan pimpinan UGM untuk membuktikan keaslian jejak akademik Jokowi di kampus, memperkuat tekanan agar UGM bertanggung jawab atas verifikasi dokumen tersebut.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Muktamar Lesbumi NU di Tambakberas Jombang: Tengok Akar Tradisi dan Budaya sebagai Panglima

13 Juni 2026 - 14:20 WIB

Kepala BGN Nanik Deyang: Saya Memang Cupu-nya Presiden

13 Juni 2026 - 13:29 WIB

Andri Mulyono Partner Lodewyk Pusung, Mark Up Rp0,5 Triliun Proyek Motor Listrik BGN

13 Juni 2026 - 12:40 WIB

Kejaksaan Agung menahan Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), terlibat mark up proyek pengadaan motor listrik BGN.

Massa Aksi Mahasiswi UI Bubar Tertib dari Bundaran HI, Lampu Padam Masuk Kelompok Baju Hitam

12 Juni 2026 - 21:59 WIB

Aksi massa mahasiswa U, di Bundaran HI, Jakarta, Jumat 12 Juni 2026

Pelatihan Kripik Pisang dan Tahu Krispi 21 Wanita Warga Plumbon Gambang

12 Juni 2026 - 21:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (16): Black Death Memangsa 50 % Populasi Eropa

12 Juni 2026 - 18:45 WIB

Pemkab Jombang dan BPS Sinergi Sensus Ekonomi 2026: Dilaksanakan 15 Juni – 31 Agustus 2026

12 Juni 2026 - 16:21 WIB

Buoati Jombang, Warsubi memasang tag tanda resmi petugas pelaksana Sensus Ekonomi 2026.

Anas Burhani Ditetapkan sebagai Tanfidz PKB Jombang, Menggeser Hadi Atmaji

12 Juni 2026 - 14:33 WIB

Anas Burhani, dari Sekretaris DPC PKB Jombang, terpilih menjadi Tanfidz PKB Jombang

Mobil Tabrak Belakang Truk Gandeng, 1 Tewas dan 1 Luka Parah

12 Juni 2026 - 14:32 WIB

Trending di News