Menu

Mode Gelap

News

KLM Lorena Sari Karam di Perairan Situbondo, Dua Penumpang Tewas Satu Hilang

badge-check


					KM Lorena Sari dari Madura menuju ke Situbondo, karam menyebabkan dua orang tewas dan satu hilang. Sempat ditolong awal kapal tangker yang lewat, di perairan Situbondo, Minggu 8 Desember 2024. instagram@maduratrending Perbesar

KM Lorena Sari dari Madura menuju ke Situbondo, karam menyebabkan dua orang tewas dan satu hilang. Sempat ditolong awal kapal tangker yang lewat, di perairan Situbondo, Minggu 8 Desember 2024. instagram@maduratrending

KREDONEWS.COM, MADURA- Kapal Layar Motor (KLM) Lorena Sari mengalami kecelakaan di perairan Situbondo, Jawa Timur,  Minggu, 8 Desember 2024. Menyebabkan dua penumpang tewas dan satu orang hilang.

Kapal ini membawa 51 penumpang saat berlayar dari Pelabuhan Sapudi di Sumenep menuju Pelabuhan Kalbut di Situbondo. Dalam insiden tersebut, dua penumpang dilaporkan tewas dan satu orang masih hilang

Menurut Komandan Tim Operasi SAR Basarnas Jember, Jefry, mengatakan bahwa KLM Lorena Sari tenggelam beberapa jam setelah berangkat. Para penumpang berhasil dievakuasi oleh kapal kargo KM Berlian Selatan yang kebetulan berada di lokasi kejadian.
Meskipun penyebab pasti tenggelamnya kapal belum diketahui, terdapat dugaan bahwa kapal mengalami kebocoran pada lambungnya.
Tim gabungan dan medis telah disiapkan untuk membantu evakuasi dan penanganan lebih lanjut di Pelabuhan Feri Jangkar

Kapal Layar Motor (KLM) Lorena Sari yang berlayar dari Pelabuhan Sapudi, Sumenep menuju Pelabuhan Kalbut, Situbondo, karam di perairan Situbondo, Jawa Timur.

Beruntung, penumpang dan anak buah kapal (ABK) berhasil diselamatkan oleh sebuah kapal tanker yang kebetulan berada di dekat lokasi kejadian dan dievakuasi menuju pelabuhan Situbondo.

Menurut Arief Santoso, penanggung jawab Call Center 112 Sumenep, kapal tersebut telah dilengkapi Sistem Keamanan Pelayaran (SiKaPal).

Kapal Layar Motor (KLM) Lorena Sari yang berlayar dari Pelabuhan Sapudi, Sumenep menuju Pelabuhan Kalbut, Situbondo, karam di perairan Situbondo, Jawa Timur. Minggu, 8 Desember 2024.

Beruntung, penumpang dan anak buah kapal (ABK) berhasil diselamatkan oleh sebuah kapal tanker yang kebetulan berada di dekat lokasi kejadian dan dievakuasi menuju pelabuhan Situbondo.

Menurut Arief Santoso, penanggung jawab Call Center 112 Sumenep, kapal tersebut telah dilengkapi Sistem Keamanan Pelayaran (SiKaPal).

Berdasarkan data pemantauan, pada pukul 12.30 WIB, KLM Lorena Sari masih terdeteksi bergerak melalui alat pemancar sinyal Automatic Identification System (AIS). Namun, sekitar pukul 13.10 WIB, sinyal kapal menghilang di posisi –7.461840, 114.19000.

“Sekitar pukul 14.00 WIB, kami menerima laporan bahwa kapal mengalami kebocoran,” ujar Arief. Laporan tersebut segera diteruskan ke Basarnas untuk dilakukan upaya pertolongan.

“Dan Basarnas, tadi telah bergerak menuju titik koordinat yang telah kami ketahui.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait, tentang jumlah penumpang, maupun kemungkinan ada korban jiwa dalam insiden ini.** 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

536 Rumah Warga Terendam Banjir di Tiga Kecamatan Mojokerto, Malam Takbir Hingga Lebaran I

22 Maret 2026 - 15:13 WIB

Mercon Meledak di Badas Kediri, Tiga Pemuda Diangkut ke Rumah Sakit Jari-jari Putus

22 Maret 2026 - 11:16 WIB

Budi Prasetyo: Yaqut Mendapat Status Tahanan Rumat Sejak 19 Maret 2026

22 Maret 2026 - 10:31 WIB

Dua Kali Insiden Ledakan Mercon di Jombang, Total Korban Delapan Luka-luka

21 Maret 2026 - 23:35 WIB

Andi Hakim Mantan Kepala BNI Gondol Uang Umat Paroki Rp28 M, Diduga Bersama Istri Lari ke Australia

21 Maret 2026 - 23:00 WIB

Yaqut Quomas Tidak Ikut Salat Ied KPK, Mengapa? Ini Bocoran dari Istri Ebenezer

21 Maret 2026 - 22:53 WIB

Menko Hartarto Sedang Menggodok Aturan ASN WFH Sehari Setelah Lebaran

21 Maret 2026 - 15:54 WIB

PO Agra Mas Seruduk Truk di Tol Ngawi, Sopir Bus Tewas 24 Penumpang Luka-luka

21 Maret 2026 - 15:22 WIB

Narkoba Tak Ada Matinya, Polisi Ungkap Ban Serep Pajero Diangkut Towing Berisi 26,7 Kg Sabu di Cleungsi

21 Maret 2026 - 11:54 WIB

Trending di News