Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Kekayaan Budaya dan Alam Indonesia Perlu Dikelola Secara Saintifik

badge-check


					Kekayaan Budaya dan Alam Indonesia Perlu Dikelola Secara Saintifik Perbesar

Penulis: Anwar Hudijono | Editor: Ipong D Cahyono

KREDONEWS.com, MENGWI — Indonesia adalah negara dengan budaya paling kaya di dunia. Tugas kita bukan hanya melestarikan, tetapi juga mengilmukan kekayaan ini agar relevan dengan perkembangan zaman.

Demikian Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam acara Launching Buku Niti Raja Sasana dan Pementasan Wayang Wong Tantri Nandaka Harana di Pura Taman Ayun Mengwi, Bali, pada Sabtu (14/12/2024).

Menko PMK menyoroti pentingnya pelestarian kekayaan budaya dan alam Indonesia, sekaligus menekankan perlunya pendekatan ilmiah dalam memahami dan mengembangkan tradisi serta kearifan lokal bangsa.

Menurutnya, cerita rakyat dan tradisi nenek moyang adalah hasil pembelajaran berabad-abad yang berakar pada kondisi alam dan budaya lokal.

Ia menilai, banyak di antaranya masih belum terdokumentasi dan belum dijelaskan secara ilmiah.

“Ilmuwan modern Indonesia memiliki tugas besar untuk menjelaskan secara saintifik tradisi, cerita rakyat, obat-obatan, hingga seni budaya, menggunakan metodologi modern. Tanpa itu, kita hanya akan menjadi ‘tukang fotokopi’ ilmu dari peradaban lain yang belum tentu cocok dengan alam dan kultur kita,” tegasnya.

Pratikno juga mengapresiasi inisiatif peluncuran buku dan pementasan seni dalam acara ini. Ia menyebutnya sebagai langkah konkret yang bisa menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

“Terima kasih atas inisiatif yang luar biasa ini. Semoga apa yang dilakukan hari ini memberikan inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk melakukan hal yang serupa,” kata Pratikno.

Menko PMK menambahkan pembentukan Kementerian Kebudayaan yang baru mencerminkan komitmen kuat pemerintah untuk melestarikan dan mengembangkan budaya bangsa.

Kehadiran kementerian ini menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan zaman agar warisan budaya Indonesia semakin relevan dan bermanfaat bagi masyarakat serta diakui di tingkat global.

“Dengan memahami kekayaan alam dan budaya, kita bisa memberikan manfaat tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi umat manusia dan alam semesta,” tutup Pratikno.

Turut hadir dalam agenda itu, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Penglingsir Puri Ageng Mengwi Ida Anak Agung Gde Agung, Metua Yayasan Puri Kauhan Ubud A.A.G.N. Ari Dwipayana, Komisaris Pupuk Kalimantan Timur Sukardi Rinakit, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha, dan Direktur Utama PT Petro Kimia Gresik Dwi Satriyo Annurigo.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:38 WIB

13 Pelanggaran yang Masuk RUU Perampasan Aset

30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Berdasarkan CCTV, Netizen Menduga Kelompok GRIB Pelaku Penganiayaan Bambang Setyawan

29 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Diduga Preman Mengeroyok secara Sadis Bambang Setyawan dalam Kericuhan Aksi Unjuk Rasa

29 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Trending di News