Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Kejati Jatim Bungkam Soal Kasus Oknum Jaksa Jombang Terima Transfer Uang dari Tersangka Korupsi

badge-check


					Ilustrasi (Istimewa) Perbesar

Ilustrasi (Istimewa)

Penulis: Hadi S Purwanto | Editor: Wibisono

KREDONEWS.COM, JOMBANG – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menghadapi sorotan terkait dugaan suap yang melibatkan oknum jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang. Kasus ini muncul dalam persidangan dugaan korupsi dana hibah APBD Provinsi Jawa Timur, dimana ada indikasi dana hasil korupsi mengalir kepada salah satu jaksa berinisial W.

Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, terungkap bahwa ada aliran dana dari terdakwa Fiqi Effendi kepada jaksa W. Kuasa hukum terdakwa, M Taufik, menyatakan bahwa pihaknya telah melaporkan dugaan ini kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jombang dan Kepala Seksi Intelijen. Namun, sebegitu jauh, sampai saat ini belum ada tanggapan sama sekali.

Jaksa W telah diperiksa oleh Asisten Pengawas (Aswas) dari Kejati Jatim. Namun, hingga saat ini, tidak ada perkembangan signifikan dalam penyelidikan tersebut. Kajari Jombang, Nur Albar, mengaku bahwa jaksa W dan terdakwa Fiqi Effendi sudah diperiksa Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Jatim sekitar sebulan lalu bertempat di Kejari Jombang.

Namun Albar tidak tahu apa hasil pemeriksaan Aswas Kejati Jatim itu.

“Saya tidak tahu bagaimana hasilnya. Yang tahu itu tim (Aswas Kejati),” ujar Nul Albar kepada KREDONEWS.COM.

Selain jaksa W, ada juga dugaan keterlibatan oknum jaksa lain di Kejari Jombang dan Kejati Jatim. Taufik menyebutkan adanya jaksa bernisial R yang juga terlibat dalam kasus ini.

Kejaksaan Negeri Jombang tampak enggan memberikan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini. Nur Albar menyatakan bahwa mereka akan mendalami informasi yang baru diterima dan akan mengambil tindakan sesuai dengan aturan jika terbukti benar.

Kasus ini menciptakan ketidakpastian dan menimbulkan pertanyaan tentang integritas sistem peradilan di wilayah tersebut, dan beberapa pihak mengkhawatirkan adanya konflik kepentingan yang dapat mempengaruhi penyelidikan

Didapat informasi, jaksa W adalah anak salah seorang Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) yang bertugas di luar Jawa. Disamping itu, diduga kuat adanya sejumlah jaksa di Kejari Jombang dan Kejati Jatim yang terseret kasus jaksa W ini.

Oknum jaksa berinisial W yang diperiksa oleh tim Asisten Pengawas (Aswas) dari Kejati Jatim itu sampai saat ini masih aktif berdinas di Kejari Jombang. Albar beralasan bahwa oknum jaksa W belum diputuskan apakah bersalah dalam kasus ini.

Namun, hingga saat ini, belum ada perkembangan signifikan dalam penyelidikan tersebut. Kejati Jatim tampaknya berada dalam posisi sulit untuk menangani kasus ini secara transparan dan efektif. Meskipun ada komitmen untuk menyelidiki lebih lanjut, ketidakpastian mengenai langkah-langkah konkret dan kejelasan informasi dapat mempengaruhi persepsi publik terhadap integritas lembaga tersebut.

Dodik, salah seorang pejabat pada Asisten Kejaksaan Tinggi Jatim beberapa kali dihubungi melalui telepon selular, Senin (9/12/2024), tidak merespon. Saluran WhatsApp juga tidak ditanggapi.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:37 WIB

Habiburrokhman: Awas UU Perampasan Aset Berubah Jadi Abuse of Power Aparat Penegak Hukum

20 Juli 2026 - 20:12 WIB

19 Siswa SDN Sendangrejo Blora Keracunan, Diduga dari Susu Kotak

20 Juli 2026 - 19:45 WIB

Kekeringan Meluas, BPBD Jatim Catat 14 Kabupaten Berstatus Darurat

20 Juli 2026 - 19:14 WIB

Usaha Rumahan Ikut Didata, BPS Pastikan Bukan untuk Urusan Pajak

20 Juli 2026 - 18:54 WIB

Pengacara Muda Rocky Martin Napitupulu Tewas Terjatuh dari Tingkat 46 Apartemen Mastepiece Jakarta

20 Juli 2026 - 14:08 WIB

Pelaku Perampokan Bersenjata Toko Emas Tapaktuan Ternyata Oknum Polisi, Kini Ditahan di Mapolda Banda Aceh

20 Juli 2026 - 12:01 WIB

Menang di PTUN, Warga Mutiara Regency Total Hadapi Bupati Sidoarjo yang Ajukan Banding

19 Juli 2026 - 20:56 WIB

Pro Bono Hotman Paris Bela Jampindsus, Frank Alexander: 911 Cuma Trik Pemasaran

19 Juli 2026 - 20:06 WIB

Trending di News