Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Kasus Perusakan Mobil, Polres Gresik Ringkus 4 Anggota Laskar Sakera 5 Orang DPO

badge-check


					Polres Gresik menyelenggarakan konferensi pers, terkait  kasus penganiayaan dan  perusakan mobil yang melibatkan empat orang anggota LSM Sakera, Kamis,  24 April 2025. Foto: Dok/Polres Gresik Perbesar

Polres Gresik menyelenggarakan konferensi pers, terkait kasus penganiayaan dan perusakan mobil yang melibatkan empat orang anggota LSM Sakera, Kamis, 24 April 2025. Foto: Dok/Polres Gresik

Penulis: Adi Agus santoso    |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, GRESIK- Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap empat pelaku penganiayaan dan pengeroyokan yang melibatkan  anggota LSM Laskar Sakera.

Polres Gresik menyelenggarakan konferensi pers terkait penangkapan 4 anggota LSM Laskar Sakera pada hari Kamis, 24 April 2025. Konferensi pers tersebut dipimpin oleh Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, di halaman Mapolres Gresik, tentang pengungkapan kasus pengeroyokan yang terjadi pada 8 Maret 2025 di depan Stadion Gelora Joko Samudro, Kecamatan Kebomas, Gresik

Kejadian yang berlangsung di depan Stadion Gelora Joko Samudra, Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas Gresik, Sabtu (8/3), bermula ketika Wahyudi bersama dua rekannya, Albert Jopyanus Stevenson Nuwa dan Irsyadul Ibad, menemukan mobil Toyota Calya miliknya yang sebelumnya dinyatakan hilang di lokasi kejadian.

Korban berupaya mengambil kendaraannya, nanun dihalangi seorang pengemudi, yang mengaku telah menerima mobil tersebut sebagai barang gadai. Namun situasi berubah mencekam, ketika sekitar 20 orang datang dan langsung melakukan penyerangan terhadap Wahyudi dan dua temannya.

Selain dianiaya, satu unit mobil Toyota Calya yang ditumpangi Wahyudi dirusak, bahkan teman Wahyudi kehilangan tas berisi uang tunai Rp 3 juta beserta dokumen penting dan identitas diri.

Korban lalu melapor ke Polres Gresik bernomor LP/B/53/III/2025/SPKT/Polres Gresik/Polda Jatim, tim gabungan Resmob Polres Gresik dan Polsek Kebomas bergerak cepat. Dalam waktu singkat, empat tersangka berhasil diringkus di berbagai lokasi berbeda.

Ke empat tersangka adalah:

  • Muh. Yanuar Ardiansyah (30) ditangkap di Pasuruan, 19 Maret 2025
  • Yudha Surya Dhani (51) ditangkap di Malang, 19 Maret 2025
  • Hendrik Junio (27) ditangkap di Pandaan, 27 Maret 2025
  • Samsul Arifin (35) ditangkap di Sukorejo, 6 April 2025.

Menurut polisi, ke empat tersangka disebut anggota LSM Laskar Sakera yang dikenal kerap terlibat dalam praktik “pengamanan” kendaraan yang terlibat sengketa, terutama dengan debt collector. Dalam kasus ini, mereka dinilai bertindak semena-mena, dengan melakukan kekerasan terhadap pemilik sah kendaraan.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit mobil Toyota Calya, dua balok kayu yang digunakan saat penyerangan, dan pakaian yang dikenakan pelaku.

Selain itu lima orang lainnya telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), dan identitas mereka sudah dikantongi oleh pihak berwajib.

Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan penjara.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan secara hukum. Ia mengimbau masyarakat untuk menempuh jalur hukum dalam menyelesaikan persoalan, bukan melalui kekerasan.

“Polres Gresik akan menindak tegas segala bentuk premanisme dan tindakan kekerasan. Tidak ada toleransi bagi pelaku yang coba-coba menempatkan hukum di tangan sendiri,” tegasnya.

Pihak kepolisian berkomitmen melanjutkan upaya penangkapan terhadap para DPO serta mencegah kasus serupa terulang di wilayah hukum Kabupaten Gresik.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ruang Rahasia Gedung Yayasan Pendidikan BGC: Berisi 995 Pucuk Senjata, Ganja dam VCD Porno

6 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Viral Unggahan Yurizal, Meninggal setelah 8 Jam di IGD tak Mendapat Kamar Rawat di RSD IA Moeis

6 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Kemenkeu Incar Pajak dari Rumah Kontrakan dan Properti Sewa pada 2027

6 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Tak Ada Demo Besar Buruh di Agustus-September

6 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Tiga Kiriman Narkoba dari Malaysia Libatkan Pilot dan Kopilot, Nilai Rp 127 Miliar

6 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Karhutla Bromo Meluas 80 Hektare, Helikopter dan Drone Diterjunkan

5 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Menelisik Akar Terorisme (45): Orang Mapan Eropa-Amerika Isap Darah Budak

5 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Jumlah Penduduk Miskin RI Berkurang 430 Ribu, Masih Sisa 22,93 Juta Orang

5 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jargas Bantu Rumah Tangga Hemat hingga Rp900.000 per Tahun

5 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Trending di Nasional