Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Kapitalisasi Perusahaan Prayoga Pangestu Mencapai Rp 1.324 Triliun Mengalahkan BCA

badge-check


					Versi Forbes, Prayogo Pangestu adalah orang terkaya di Indonesia. Pada sesi penutupan  Pada penutupan perdagangan saham sesi pertama, Senin, 6 Januari 2025, nilai kapitalisasi pasar BREN milik Prayogo  melesat hingga Rp1.324 triliun. instagram@katadatacoid
Perbesar

Versi Forbes, Prayogo Pangestu adalah orang terkaya di Indonesia. Pada sesi penutupan Pada penutupan perdagangan saham sesi pertama, Senin, 6 Januari 2025, nilai kapitalisasi pasar BREN milik Prayogo melesat hingga Rp1.324 triliun. instagram@katadatacoid

Penulis: Hadi S. Purwanto  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA-  PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) saat ini menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar atau market cap terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada penutupan perdagangan saham sesi pertama, Senin, 6 Januari 2025,  nilai kapitalisasi pasar BREN melesat hingga Rp1.324 triliun.

Perusahaan yang terafiliasi dengan orang terkaya nomor satu di Indonesia, Prajogo Pangestu, ini berhasil menyalip nilai kapitalisasi pasar bank raksasa PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Berdasarkan data perdagangan BEI siang ini, market cap BBCA tercatat Rp1.201 triliun.

Tak hanya menyalip BBCA, nilai kapitalisasi pasar perusahaan Prajogo Pangestu itu juga melampaui perusahaan batu bara milik konglomerat Low Tuck Kwong, PT Bayan Resources Tbk (BYAN). BREN juga menyalip kapitalisasi pasar emiten perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Pada perdagangan saham sesi pertama hari ini, Senin, 6 Januari 2025, harga saham BREN naik 2,33 persen ke level Rp9.900 per lembar saham. Sedangkan BBCA terkoreksi 1,02 persen ke harga Rp9.750 per lembar.

Sepak Terjang

Prajogo Pangestu, seorang konglomerat Indonesia, saat ini dikenal sebagai orang terkaya di Indonesia menurut Forbes. Pada November 2024, kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai 75,4 miliar dolar AS (sekitar Rp 1.171 triliun).

Ini menjadikannya tidak hanya sebagai orang terkaya di Indonesia, tetapi juga menempatkannya di peringkat ke-22 orang terkaya di dunia. Prajogo lahir pada tahun 1944 di Kalimantan Barat dari keluarga pedagang karet.

Ia hanya menyelesaikan pendidikan hingga tingkat SMP dan pernah bekerja sebagaisopir angkot pada tahun 1960-an. Perubahan nasibnya dimulai ketika ia bertemu dengan seorang pengusaha kayu yang membawanya bergabung dalam industri kayu.

Prajogo memulai kariernya di industri kayu dan kemudian mendirikan PT Barito Pacific Timber pada tahun 1979, yang kini dikenal sebagai PT Barito Pacific Tbk. Perusahaannya berfokus pada sektor petrokimia dan energi, termasuk akuisisi perusahaan Chandra Asri Petrochemical Selain itu, ia juga terlibat dalam bisnis batubara melalui Petrindo Jaya Kreasi, yang go public pada tahun 2023.
Sejak awal kariernya, Prajogo telah mengalami berbagai perubahan posisi dalam daftar orang terkaya Indonesia. Pada akhir 2021, ia berada di peringkat ketiga, namun berhasil meraih posisi pertama pada tahun 2023 dan terus mempertahankannya hingga saat ini .
Kekayaan Prajogo Pangestu mencerminkan perjalanan yang luar biasa dari seorang sopir angkot menjadi salah satu konglomerat terkemuka di Asia Tenggara, menunjukkan ketekunan dan visi dalam mengembangkan bisnisnya di berbagai sektor. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Valuta Asing Rp2,8 M Disimpan di Plafon Rumah Madyopura Malang, Jejak Gatot Heroe Pejabat Dirjen Bea Cukai

21 September 2026 - 20:46 WIB

Arahan Prabowo, Bahlil Godok Strategi Konversi Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:12 WIB

Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara

21 September 2026 - 19:02 WIB

Kian Liar, AI Gemini Bobol 3 Perusahaan Nyata Saat Uji Coba Keamanan

21 September 2026 - 18:49 WIB

5 Kepsek SDN Tebingtinggi Dicopot, Gegara Tolak Serahkan Revitalisasi Rp2,44 M yang Ditunjuk Diknas

21 September 2026 - 18:04 WIB

PT Annisa Ahmada Diduga Pakai Sistem Ponzi: Rekrut 4.000 Pendaftar Umrah, Taksir Kerugian Rp120 M

21 September 2026 - 10:24 WIB

Pidato KH Hasan Abdullah Sahal: Kami Tidak Cari Muka, Pak Presiden Kami Tetap Pilih Pendidikan

20 September 2026 - 23:36 WIB

“Demam Ube” Menggila: Filipina Stop Eksport, Peluang Emas Ubi Ungu Indonesia Mendunia

20 September 2026 - 18:28 WIB

Setiap Ketukan “Prompt” AI Diam-Diam Menguras Listrik Jepang dan Air Afrika

20 September 2026 - 17:38 WIB

Trending di Internasional