Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Jepang tak Pernah Ketinggalan: Kini Cetak Rekor Kecepatan Internet 1.020.000 Gigabit/Detik

badge-check


					Ilustrasi kecepatan internet yang semakin ugal-ugalan, saat ini Jepang menjadi juara I dengan kecepatan1.02 petaflop/detik. Foto: konek.market Perbesar

Ilustrasi kecepatan internet yang semakin ugal-ugalan, saat ini Jepang menjadi juara I dengan kecepatan1.02 petaflop/detik. Foto: konek.market

Penulis: Jacobus E. Lato     |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWW.COM, JEPANG- Jepang merasa tertinggal oleh China. Kini  setelah sukses  mencetak rekor dunia kecepatan internet tercepat, mencapai 1,02 petabit per detik atau sekitar 1.020.000 gigabit per detik pada jarak transmisi 1.808 kilometer, mencapai 1,02 petabit per detik atau sekitar 1.020.000 gigabit per detik dengan jarak transmisi 1.808 kilometer.

Kecepatan ini setara dengan 4 juta kali lebih cepat dibandingkan dengan rata-rata kecepatan internet di Amerika Serikat dan memungkinkan penggunanya mengunduh seluruh katalog Netflix hanya dalam satu detik.

Teknologi ini menggunakan kabel serat optik canggih dengan multiplexing divisi panjang gelombang untuk mentransmisikan data dalam beberapa saluran cahaya sekaligus, menciptakan transmisi jaringan yang sangat cepat dan stabil.

Pencapaian ini merupakan lompatan besar dalam teknologi komunikasi dan berpotensi mendukung masa depan seperti streaming 8K, kecerdasan buatan (AI), komputasi awan, dan miliaran perangkat IoT.

Kecepatan internet super cepat ini juga bisa diadaptasi pada infrastruktur jaringan yang sudah ada, membuktikan potensi revolusi dalam akses dan distribusi data digital secara global Kecepatan internet tercepat di dunia.

Kecepatan internet rekor Jepang 1,02 petabit per detik jauh melampaui kecepatan jaringan 5G dan juga diperkirakan akan jauh lebih cepat daripada 6G yang masih dalam tahap pengembangan.

 

Rata-rata kecepatan teoritis 5G adalah sekitar 20 gigabit per detik, sedangkan kecepatan nyata di tahap awal penerapan biasanya lebih rendah, misalnya 400 hingga 600 megabit per detik. Dengan 1,02 petabit per detik, kecepatan Jepang ini lebih dari 50.000 kali lebih cepat dari 5G rata-rata.

Teknologi kecepatan ultra tinggi Jepang ini menggunakan kabel serat optik dengan multiplexing 19-inti yang memungkinkan transmisi data dalam jumlah sangat besar secara simultan dan sangat stabil pada jarak jauh, berbeda dengan 5G dan 6G yang umumnya berbasis gelombang radio nirkabel dengan jangkauan lebih terbatas.

Kecepatan rekor ini merupakan lompatan besar untuk masa depan setelah 5G dan menjanjikan untuk mendukung komputasi awan, kecerdasan buatan, dan infrastruktur komunikasi yang sangat cepat.

Jadi walau tidak langsung sebanding karena teknologi dan aplikasinya berbeda, pencapaian Jepang ini bisa dianggap sebagai pondasi jaringan yang jauh melebihi 5G dan prospektif untuk era 6G serta setelahnya.​

Teknologi internet kecepatan tinggi yang memecahkan rekor di Jepang tersebut dikembangkan oleh National Institute of Information and Communications Technology (NICT) bersama mitranya, seperti Sumitomo Electric Industries.
Teknologi ini menggunakan kabel serat optik terbaru dengan desain 19 inti serat optik yang memungkinkan transmisi data sangat cepat dan stabil dalam jarak jauh.

Teknologi ini belum memiliki nama brand komersial tertentu karena masih dalam tahap penelitian dan pengembangan untuk aplikasi luas, namun sering disebut sebagai teknologi serat optik multi-inti atau “19-core optical fiber technology” yang diperkenalkan oleh NICT. Ini jadi dasar untuk kecepatan hingga 1,02 petabit per detik yang memecahkan rekor dunia.​ **

Terkait
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kuasa Hukum Dua Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp 1,4 Miliar Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

6 Juni 2026 - 18:56 WIB

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Kecoak Merayap ke Politik India

22 Mei 2026 - 18:17 WIB

Ketika Rumah Kebudayaan Menjadi Arena Perebutan Panggung

11 Mei 2026 - 18:17 WIB

Komputer Tak Laku, Terancam Tak Ada Orang Mau Beli Laptop

10 Mei 2026 - 19:12 WIB

Bupati Fandi Ahmad Yani Beri Sangu Obat dan Vitamin untuk Ratusan Jamaah Haji Asal Kabupaten Gresik

3 Mei 2026 - 19:26 WIB

Naskah Alkitab Perjanjian Baru 42 Halaman yang Hilang Ditemukan

3 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

Trending di Headline