Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Israel Menutup Kedutaan di Dublin, Irlandia Ubah Gedung Itu Jadi Museum Palestina

badge-check


					Israel kecewa kepada sikap Irlandia, sehingga menutup kantor kedutaannya di Dblin. Irlandia merespon dengan cara mengubah gedung bekas kedutaan Israel itu menjadi museum Palestina. Instagram@unexplnd Perbesar

Israel kecewa kepada sikap Irlandia, sehingga menutup kantor kedutaannya di Dblin. Irlandia merespon dengan cara mengubah gedung bekas kedutaan Israel itu menjadi museum Palestina. Instagram@unexplnd

Penulis: Yuven Sugiarno | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, DUBLIN– Irlandia merespons keputusan Israel yang menutup kedutaannya di Dublin dengan cara yang sempurna. Israel menutup kedutaan karena kecewa dengan dukungan Irlandia terhadap Palestina, termasuk pengakuan atas negara Palestina dan rencana bergabung dengan kasus genosida Israel di Pengadilan Internasional.

Menanggapi itu, Perdana Menteri Irlandia, Simon Harrisatd  menegaskan bahwa Irlandia tidak akan membisu soal Gaza, menyebut pembunuhan anak-anak dan kematian sipil yang meluas sebagai tindakan yang sangat tercela.

Sebagai balasan yang sempurna, bekas gedung kedutaan Israel di Dublin kini akan diubah menjadi Museum Palestina. Langkah ini diambil bekerja sama dengan Museum Palestina AS, yang menyambut baik berita tersebut sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Israel.

Pemerintah Irlandia telah menutup kedutaan besar Israel di Dublin, dengan rencana untuk mengubah gedung bekas kedutaan tersebut menjadi museum Palestina. Keputusan ini diambil setelah hubungan diplomatik antara kedua negara semakin memburuk, terutama setelah Irlandia secara resmi mengakui keberadaan negara Palestina dan mendukung tindakan hukum internasional terhadap Israel terkait tuduhan genosida di Jalur Gaza

Kementerian Luar Negeri Israel menuduh pemerintah Irlandia menerapkan “kebijakan ekstrem anti-Israel,” yang mencakup pengakuan terhadap Palestina dan dukungan terhadap penggugat di Mahkamah Internasional yang menuduh Israel melakukan kejahatan kemanusiaan

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menyatakan bahwa tindakan dan retorika yang dianggap antisemit oleh Irlandia berakar pada delegitimasi dan demonisasi negara Yahudi. Ia juga menegaskan bahwa Irlandia telah melampaui batas dalam hubungan diplomatik mereka.

Setelah penutupan kedutaan, gedung tersebut akan dialihfungsikan menjadi museum yang akan menampilkan sejarah dan perjuangan Palestina. Ini merupakan langkah simbolis yang menunjukkan dukungan Irlandia terhadap hak-hak Palestina dan memperkuat posisi negara tersebut dalam politik internasional terkait isu Palestina

Perdana Menteri Irlandia, Simon Harris, menyatakan penyesalan atas keputusan Israel dan menolak klaim bahwa negaranya bersikap anti-Israel. Ia menekankan bahwa Irlandia tetap pro-perdamaian dan mendukung hak asasi manusia serta hukum internasional.

Kedutaan Besar Israel di Dublin ditutup pada 15 Desember 2024. Penutupan ini diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, yang menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai respons terhadap kebijakan pemerintah Irlandia yang dianggap “ekstrem anti-Israel” dan tindakan-tindakan yang merugikan hubungan diplomatik antara kedua negara, termasuk pengakuan Irlandia terhadap negara Palestina dan dukungan untuk tindakan hukum internasional terhadap Israel. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Membuka dan Menutup Muktamar ke 35, Presiden Prabowo Terima KTA NU dari KH Miftachul Akhyar

31 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Tidak Ada Saksi, Posko DPP GRIB Milik Hercules Tibatiba Terbakar!

31 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

31 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Halim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Trending di News