Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Iran Mulai Balas Tembak Rudal ke Israel dan Pangkalan AS di Bahrain

badge-check


					Iran mulai membalas serangan ke Israel dan sekutunya Bahrain. Dengan melempar rudal, Sabtu siang, 28 Februari 2026  Foto: Ist Perbesar

Iran mulai membalas serangan ke Israel dan sekutunya Bahrain. Dengan melempar rudal, Sabtu siang, 28 Februari 2026 Foto: Ist

Penulis: Jacobus E. Lato  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BAHRAIN– Iran telah melancarkan serangan rudal balistik ke pangkalan militer Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di Bahrain, tepatnya markas besar Armada ke‑5 AS di Juffair, Manama, pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Serangan ini menjadi bagian dari pembalasan Iran terhadap serangan gabungan AS–Israel ke sejumlah lokasi vital di Iran sebelumnya pada hari yang sama.

Latar belakang seranganSerangan Iran terjadi setelah AS dan Israel melakukan operasi militer ke beberapa titik di Iran, termasuk Teheran, Qom, dan Isfahan, yang melibatkan serangan udara dan pemboman fasilitas militer serta intelijen Garda Revolusi (IRGC).

Iran mengklaim menargetkan fasilitas militer AS di Bahrain sebagai respons “tanpa batas” terhadap serangan AS–Israel, sekaligus memamerkan kemampuan rudal balistik jarak sedang.

Dampak dan respons di BahrainOtoritas Bahrain mengonfirmasi terjadinya hantaman rudal di fasilitas strategis terkait Armada ke‑5 AS, dengan munculnya asap dan suara ledakan di kawasan Juffair.

Pihak berwenang belum memberikan rincian lengkap soal korban jiwa maupun kerusakan teknis.

Alarm udara berbunyi di Bahrain dan beberapa negara Teluk lain (termasuk Qatar, UEA, Kuwait, dan Arab Saudi) melaporkan ledakan atau suara rudal/eskort; Qatar bahkan menyatakan berhasil mengintersepsi satu rudal Iran dengan sistem Patriot.

Implikasi regionalSerangan ini menjadi eskalasi signifikan karena menyerang langsung pusat komando utama AS di Teluk Persia, Red Sea, dan sebagian Samudra Hindia, serta memicu kenaikan status ancaman dan pengetatan keamanan di seluruh kawasan.

Uni Emirat Arab, Qatar, dan beberapa negara lain membatasi atau mengalihkan lalu lintas udara sebagai langkah antisipasi, sementara Iran dan Israel saling mempertahankan siaga tinggi dan terus mengancam serangan balasan lebih luas. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kereta Kelinci Angkut 50 Ibu PKK Jatuh Terguling di Lokasi Wisata Rowo Jombor Klaten, 11 Orang Lukaluka

13 September 2026 - 17:44 WIB

KM Virgo 8 Tenggelam: 102 Korban Selamat, 1 Orang Tewas, 140 Dalam Pencarian

13 September 2026 - 14:49 WIB

KM Virgo 8 Angkut 243 Orang dan 54 Kendaraan Tenggelam Hilang di 80 Mil Arah Banjarmasin

13 September 2026 - 10:21 WIB

Menelisik Akar Terorisme (56): Tak Usah Dibunuh, agar Bayar Pajak

13 September 2026 - 03:15 WIB

Empat Pria Bertopeng Bakar Warung Mie Babi Sukoharjo, Jodi Sutanto: Kami Siap Buka Kembali

13 September 2026 - 02:40 WIB

Sopir Mengantuk Tabrak Truk di KM 687 Sumo: 4 Penumpang Tewas, 7 lukaluka

12 September 2026 - 12:54 WIB

Petani Lapor Sulit Mendapat Pupuk Subsidi, Menteri Amran Langsung Copot Manajer Gudang Banggai

11 September 2026 - 19:29 WIB

Investasi Jatim Turun 2,6%, Apindo Soroti Kepastian Berusaha

11 September 2026 - 18:59 WIB

Keracunan Massal Pindah ke Lombok Tengah: 352 Siswa di Lima SDN dan MTs Bukitliang

11 September 2026 - 17:14 WIB

Trending di News