Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Invesatasi Rp 200 Miliar, Lift Kaca 182 Meter segera Berdiri di Pantai Kelingkin Nusa Dua Bali

badge-check


					Pantai Kelingking akan segera memliki lift kaca setinggi 182 meter, saat ini dalam proses pengerjaan. Foto: nusabali.com Perbesar

Pantai Kelingking akan segera memliki lift kaca setinggi 182 meter, saat ini dalam proses pengerjaan. Foto: nusabali.com

Penulis: Eko Wienarto  |  Edtor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BALI – Investor Tiongkok mengucurkan dana Rp 200 miliar untuk membangun  lift kaca setinggi 182 meter  di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali.

Proyek ini merupakan bagian dari kerja sama dengan PT BNP (Bina Nusa Properti) dan Banjar Adat Karang Dawa di Desa Bungamekar. Nilai investasi untuk proyek ini diperkirakan sekitar Rp 200 miliar.

Pembangunan lift kaca setinggi 182 meter di Pantai Kelingking, Nusa Penida, sedang berlangsung dan diharapkan menjadi akses langsung bagi wisatawan ke pantai yang selama ini sulit dijangkau.

Proyek ini, yang dikenal sebagai Glass Viewing Platform, dimulai pada Juli 2023 dan ditargetkan selesai dalam waktu satu tahun, dengan nilai investasi sekitar Rp 200 miliar.

Lift ini akan memiliki ketinggian 182 meter, panjang 64 meter, dan lebar 7 meter. Di setiap interval 20 meter, akan ada spot foto untuk pengunjung.

Made Sudiarkajaya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Klungkung, menyampaikan bahwa proyek ini mengusung konsep pariwisata kerakyatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat lokal1.

Informasi tambahan juga diberikan oleh investor asal Tiongkok, yang merupakan pembuat lift serupa di Gunung Avatar, Tiongkok, dan oleh pemerintah setempat melalui upacara peletakan batu pertama yang melibatkan perwakilan pemerintah daerah.

Sebelumnya, wisatawan harus menuruni jalur curam dan berbahaya untuk mencapai pantai. Dengan adanya lift, perjalanan ke pantai akan lebih mudah dan aman, terutama bagi pengunjung yang lebih tua atau mereka yang mengalami kesulitan fisik.

Pembangunan lift diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan ke Nusa Penida dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal, dengan upaya untuk mempekerjakan 40% tenaga kerja dari penduduk setempat.

Kekhawatiran Lingkungan

Meskipun proyek ini menawarkan kemudahan akses, banyak pihak mengkhawatirkan dampak negatif terhadap lingkungan dan keaslian Pantai Kelingking. Beberapa pengunjung dan aktivis lingkungan merasa bahwa pembangunan lift dapat menyebabkan overtourism, yang berpotensi merusak keindahan alami pantai.

Komentar di media sosial menunjukkan kekhawatiran bahwa peningkatan jumlah pengunjung dapat mencemari pantai dan mengubah suasana alami yang saat ini masih terjaga.

Secara keseluruhan, pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking merupakan langkah ambisius untuk meningkatkan pariwisata di Nusa Penida, meskipun harus diimbangi dengan perhatian terhadap keberlanjutan lingkungan dan dampaknya terhadap ekosistem lokal. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Trending di News