Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Pengalaman Pertama Arcandra Tahar Naik Taksi Otonom Waymo di San Francicso

badge-check


					Inilah pengalaman pertama Arcandra Tahar menggunakan taksi online tanpa pengemudi Waymo di San Francicsco. Instagram@arcandra.tahar Perbesar

Inilah pengalaman pertama Arcandra Tahar menggunakan taksi online tanpa pengemudi Waymo di San Francicsco. [email protected]

Penulis: Jacobus E. Lato  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SAN FRANCISCO– Arcandra Tahar –mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia–  baru-baru ini mencoba teknologi taksi otonom Waymo di San Francisco, Amerika Serikat.

Dalam kesempatan tersebut, Arcandra mengungkapkan kekagumannya terhadap kecanggihan mobil tanpa pengemudi yang dikembangkan oleh Waymo, anak perusahaan Alphabet Inc. yang fokus pada teknologi kendaraan otonom. seperti dia unggah dalam akun [email protected], Rabu 15 Januari 2025.

Arcandra merasakan pengalaman yang luar biasa saat menaiki taksi Waymo, yang merupakan salah satu pionir dalam pengembangan mobil otonom. Dia menyatakan bahwa teknologi tersebut menunjukkan kemajuan signifikan dalam bidang transportasi

Arcandra Tahar lahir pada 10 Oktober 1970 di Padang, Sumatera Barat. Ia memiliki latar belakang pendidikan teknik mesin dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan melanjutkan studi di Texas A&M University, Amerika Serikat

Sebelum menjabat sebagai Menteri ESDM pada tahun 2016, Arcandra memiliki pengalaman luas di industri energi dan sumber daya mineral, termasuk posisi sebagai Wakil Menteri ESDM dan berbagai peran di perusahaan internasional

Kunjungan Arcandra ke San Francisco dan pengalamannya dengan Waymo mencerminkan minatnya terhadap inovasi teknologi dan transportasi yang dapat berkontribusi pada perkembangan sektor energi dan infrastruktur di Indonesia.

Dalam berbagai pernyataannya, Arcandra menekankan pentingnya kebebasan berinovasi dan pemanfaatan teknologi sebagai pilar dalam percepatan pembangunan, terutama dalam konteks Energi Baru Terbarukan (EBT) dan konservasi energi.

Dia juga menyatakan bahwa pengembangan teknologi harus disesuaikan dengan kondisi lokal dan potensi sumber daya yang ada di Indonesia, seperti geothermal dan gas, yang dianggap lebih relevan untuk kebutuhan energi nasional.
Meskipun ada dorongan untuk mengadopsi teknologi baru, fokusnya lebih pada inovasi dalam sektor energi yang dapat meningkatkan akses dan efisiensi, terutama di daerah terpencil.
Secara keseluruhan, meskipun Arcandra mendukung inovasi teknologi, belum ada indikasi jelas bahwa dia berencana untuk menerapkan teknologi taksi otonom di Indonesia. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Suhu Naik 1,2 Derajat Celcius Akibat Super El Nino, 451 Ribu Nyawa Melayang

25 September 2026 - 21:11 WIB

Ada Ruang Menyerupai Kantor Polres, RS O Smach untuk Ambil Paksa Organ Manusia

25 September 2026 - 18:55 WIB

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Jatim Park Group dan Investor Malaysia Bangun Aquarium Underwater Senilai Rp120 Miliar

24 September 2026 - 20:11 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Trending di News