Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Gulper: Robot Ikan Pemangsa Sampah Plastik di Laut untuk Jadi Energi Sendiri

badge-check


					Gulper robot ikan buatan University of Surrey Inggeris, robot ini memangsa mikro plastik di laur, dan dijadikan bahan bakar untuk dirinya sendiri. Foto: strangest Perbesar

Gulper robot ikan buatan University of Surrey Inggeris, robot ini memangsa mikro plastik di laur, dan dijadikan bahan bakar untuk dirinya sendiri. Foto: strangest

Penulis: Jacobus E. Lato    |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, INGGERIS- Peneliti dari University of Surrey telah menciptakan robot ikan mini bernama Gulper. Robot ikan Gulper (atau Gulfer) buatan peneliti Universitas Surrey, Inggris, dirancang untuk membersihkan polusi mikroplastik di perairan.

Kehebatannya terletak pada kemampuan berenang otonom tanpa kendali manual, menyedot dan mengumpulkan sampah plastik kecil secara efisien.

Fitur Utama

Robot ini membantu kurangi polusi plastik yang sulit dijangkau alat konvensional. Ia bergerak seperti ikan asli, hemat energi, dan berpotensi dikembangkan massal.

Robot ikan Gulper dari University of Surrey mampu mengumpulkan lebih dari 2 kg mikroplastik dalam waktu 12 jam operasi.

Kapasitas ini berasal dari desain mulutnya yang bisa menyedot partikel kecil secara efisien, mirip ikan asli. Prototype awal diuji untuk membersihkan perairan tercemar dengan tingkat keberhasilan tinggi pada skala kecil.

Sebagai robot mini, ia fokus pada mikroplastik (<5mm), bukan sampah besar, dan bergantung pada baterai untuk operasi berkelanjutan. Pengembangan lanjutan berpotensi tingkatkan kapasitasnya.

Robot ikan Gulper dari University of Surrey memiliki spesifikasi terbatas pada informasi publik yang tersedia, karena masih dalam tahap prototype penelitian.

Dimensi dan Desain

Robot ini berukuran mini (sekitar panjang beberapa cm, mirip ikan kecil) dengan bentuk aerodinamis untuk berenang otonom di air. Mulutnya dilengkapi mekanisme penyedot khusus untuk menangkap mikroplastik berukuran kurang dari 5 mm.

  • Didukung baterai ringan untuk operasi hingga 12 jam.

  • Menggunakan gerakan sirip seperti ikan asli, memungkinkan navigasi di area sempit tanpa kendali eksternal.

Mampu mengumpulkan lebih dari 2 kg mikroplastik per 12 jam, dengan sensor untuk deteksi polutan dan pengumpulan otomatis.

Proyek ini masih dalam tahap prototype penelitian, kemungkinan hanya satu atau beberapa unit untuk pengujian laboratorium dan lapangan. Belum ada indikasi produksi massal atau penyebaran komersial.

Peneliti fokus pada pengujian efisiensi pengumpulan mikroplastik, bukan replikasi skala besar. Update lebih lanjut mungkin muncul di publikasi universitas jika proyek dilanjutkan.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2931

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:38 WIB

13 Pelanggaran yang Masuk RUU Perampasan Aset

30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Berdasarkan CCTV, Netizen Menduga Kelompok GRIB Pelaku Penganiayaan Bambang Setyawan

29 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Diduga Preman Mengeroyok secara Sadis Bambang Setyawan dalam Kericuhan Aksi Unjuk Rasa

29 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Trending di News